SIBUK: Salah seorang pegawai Pemkab Gunungkidul menunjukkan debu vulkanik yang mengotori mobil dinas, kemarin.
WONOSARI – Hari pertama masuk kerja di lingkungan pemkab Gunungkidul diawali dengan kegiatan kerja bakti. Seluruh pegawai dibuat sibuk dengan membersihkan abu vulkanis Gunung Kelud.Kasubag Humas Pemkab Gunungkidul Irfan Ratnadi mengatakan abu Gunung Kelud masih tebal bahkan masuk ruangan. Seluruh pegawai digerakkan untuk melakukan pemberisahan masal supaya ruangan kerja kembali normal.”Pembersihan tersebut untuk memberikan rasa nyaman saat bekerja dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” kata Irfan Ratnadi (17/2).Menurut dia, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di seluruh satuan karja perangkat daerah (SKPD) hingga kecamatan. Bahkan lembaga pendidikan melalui dinas pendidikan pemuda dan olahraga juga diintruksikan melakukan hal serupa.Sekda Gunungkidul Budi Martana mengatakan pembersihan lingkungan pemkab sesuai instruksi Bupati Badingah agar di hari pertama masuk kerja melakukan pembersihan. “Sudah dilaksanakan dengan baik,” kata Budi.Dia memastikan, meski sebagian besar pegawai sibuk bersih-bersih pelayanan publik jalan terus. Kalaupun terganggu hanya faktor debu saja. Maka, sembari mengurus keperluan, semua orang mengenakan masker.”Mohon maaf jika pelayanan terganggu. Tapi kami berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.Dia belum bisa mengatakan jumlah kerugian akibat abu Kelud. Sebab masih menunggu laporan tiap SKPD. Dia bersyukur petani tidak terdampak buruk abu vulkanis. (gun/iwa)