Tren simpel sepertinya akan marak kembali di tahun 2014 ini. Banyak desainer yang sudah memperkenalkan karyanya sejak akhir tahun lalu dengan cutting simpel dan hanya menonjolkan detail. Salah satu perancang Jogja yang konsisten mengeluarkan desain simpel yakni Siska. Perancang alumni PAPMI DIJ ini sejak awal ketertarikannya pada dunia fesyen memang cenderung menampilkan koleksi dengan potongan sederhana.Demikian halnya dalam karya busananya yang ditampilkan pada annual show PAPMI DIJ beberapa waktu lalu.Mengusung tema Simpel Minimalism, Siska ingin menunjukkan bahwa busana simpel dapat tampak elegan. “Dengan tambahan aksesori yang tepat juga tidak akan membuat yang memakai jadi tampak berlebihan,” ujar Siska kemarin (17/2).Jika tahun lalu tren busana bertumpuk masih mendominasi gaya busana berbagai kalangan, namun tahun ini mengalami perubahan. Siska sendiri mengaku merupakan orang yang suka mengenakan busana simpel, tanpa banyak layer dan siluet gelombang. Untuk itu, di awal tahun ini dirinya memperkenalkan koleksi terbarunya dengan siluet simpel yang fit di badan.Menurutnya, busana simpel memungkinkan orang untuk mengeksplorasi pada penampilan di bagian lainnya. Misalnya pada make-up, tatanan rambut maupun aksesori. “Karena setiap orang memiliki bentuk tubuh berbeda yang masing-masing ingin busana yang dipakai terlihat pas di badan,” ujar perancang yang hingga kini hanya menerima pesanan busana by order.Busana simpel dengan hanya satu warna polos, dapat dipadukan dengan make-up, tatanan rambut hingga aksesori yang mewakili karakter si pemakai. Meskipun aksesori yang dipakai sangat bling-bling, desain yang simpel justru menjadi penetralisir penampilan yang berlebihan. “Dari awal saya memang suka clean cut, paling hanya banyak di permainan cutting. Namun tidak pernah bermain draping ataupun menambahkan dengan korsase,” ujar desainer yang berdomisili di kawasan Danunegaran, Jogjakarta.Pada rancangannya kali ini, lulusan Papmi tahun 2011 ini memilih bahan-bahan yang jatuh. Seperti sifon, silk, velvet dan brokat. Sedangkan untuk warna, memilih satu warna yang masih mengacu pada tren warna 2014, seperti biru dongker, abu-abu, hijau tosca dan fuscia. (dya/ila)