SLEMAN – Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogja Marsda TNI Tabri Santoso memimpin kerja bakti pembersihan abu vulkanis Gunung Kelud, kemarin. Pembersihan abu dilakukan di Kesatrian AAU Jogja (18/2).
Dampak abu vulkanis cukup berbahaya, menyebabkan hidung alergi, sesak napas ringan seperti batuk, dan bersin-bersin. Bahkan dapat berdampak berat apabila abu vulkanis masuk ke dalam tubuh yang akan menimbulkan penumpukan dan bisa menyerang jaringan serta menyebabkan peradangan paru.
“Saya perintahkan kepada seluruh anggota baik anggota tetap maupun Taruna AAU memakai masker untuk melindungi diri dari bahaya abu vulkanis. Saya harapkan selama melintas di jalan sepanjang lingkungan kesatrian memakai kendaraan roda dua maupun roda empat mengurangi kecepatan,” pesan Tabri.
Gubernur AAU berharap seluruh antap AAU dan taruna selalu mewaspadai bahaya abu vulkanik tersebut. Diharapkan ada upaya khusus untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum terkena abu Kelud. “Sehingga kerja menjadi nyaman kembali,” kata Tabri. (bhn/iwa)