MUNGKID – Setelah sempat ditutup sejak Jumat (14/2) lalu, Candi Borobudur Rabu kembali dibuka hari ini (19/2). Wisatawan diizinkan masuk Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB). Hanya, pengunjung tak sebebas berkunjung seperti biasanya.Mereka hanya diperolehkan masuk kompleks Candi Borobudur hingga zona dua atau Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur. Pengunjung tidak diperbolehkkan masuk ke zona satu, termasuk kawasan Candi.Di zona dua, pengunjung hanya dimanjakan beberapa objek wisata. Seperti taman, museum kapal, studio auidovisual, museum Karmawibangga, dan lainnya. “Kalau ada pengunjung yang ingin mengetahui candi dan kondisinya selama pembersiharan, bisa sampai di pelataran. Namun, masih perlu dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Borobudur (BKB),” kata Kepala Unit TWCB Bambang Irianto, kemarin (18/2).Menurut Bambang, karena pengunjung hanya sampai zona dua, harga tiket mendapat keringanan. Biasanya, wisatawan umum dikenai Rp 30 ribu sekali masuk, nantinya harga tiket dipotong menjadi Rp 20 ribu. Untuk anak-anak, harga tiket normal Rp 12.500 per orang, menjadi Rp 9 ribu per orang.”Kami juga sediakan masker bagi pengunjung,” imbuhnya.Terkait pembukaan akses pengunjung secara terbatas, Bambang mengaku merencanakan beberapa persiapan. Di antaranya, persiapan pembersihan abu vulkanis yang menempel di pepohonan dan jalan-jalan kompleks TWCB. “Kami harapkan Rabu (19/2) besok, sudah bisa dikunjungi wisatawan. Nanti, wisatawan bisa mengambil foto session dengan background foto di spot-spot strategis, selain zona satu,” urainya.Setelah membuka zona dua TWC Borobudur, tidak menutup kemungkinan juga membuka zona satu bagi pengunjung. Itu bisa dilakukan hari berikutnya. Untuk kepastiannya, TWC Borobudur harus berkoordinasi dengan BKB.Bambang menambahkan, sejak penutupan candi, beberapa kali dirinya dihubungi travel agent. Mereka menanyakan wisatawan yang harusnya berkunjung ke Candi Borobudur pada akhir pekan lalu hingga beberapa hari ke depan.Dirinya tak menampik, adanya kerugian yang dialami TWC Borobudur, akibat penutupan bagi wisatawan. Karena, dalam sehari, jumlah pengunjung bisa mencapai 3 ribu – 4 ribu orang, setiap week day. Sementara, saat akhir pekan (week end), pengunjung antara 10 ribu – 16 ribu. “Kami memberi pengertian pada pada masyarakat, penutupan dilakukan demi melestarikan candi, serta kesehatan masyarakat sendiri,” katanya.Terpisah, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Laily Prihatiningtyas menjelaskan, kebijakan pembukaan Candi Borobudur bagi wisatawan sudah melalui pembahasan. Ia harus memastikan pada zona dua saat pembukaan tak ada abu yang berterbangan.”Sehingga aman untuk pengunjung,” katanya.(ady/hes)