MAGELANG – Kendaraan umum yang melintas dan masuk ke Terminal Magelang diperiksa secara detail, mulai surat kendaraan hingga kelengkapannya. Ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan mengurangi faktor kecelakaan.Kegiatan tersebut melibatkan Satlantas Polres Magelang Kota, Dishubkominfo Kota Magelang, Kejaksaan Negeri (Kejari), dan Pengadilan Negeri (PN). Mereka menggelar sidang di tempat bagi pelanggar lalu lintas, kemarin (18/2).”Sebanyak 57 pelanggar langsung disidang dengan berbagai pelanggaran. Adanya sidang di tempat ini , una memberikan tindakan nyata bagi pelanggar. Juga memberi kemudahan bagi pelanggar dari luar daerah. Sasaran utama adalah kendaraan angkutan umum yang ada dan melintas di Terminal Tidar Kota Magelang. Selebihnya, kendaraan bermotor yang secara kasat mata melanggar aturan lalu lintas,” kata Kanit Turjawali Polres Magelang Kota, Ipda Sukardiyana, kemarin (18/2).Sebelum dilakukan sidang di tempat, kendaraan diperiksa kelaikan terlebih dahulu. Termasuk sistem kelistrikan dan kelengkapan keamanan atau emergency pada kendaraan bersangkutan. Seperti alat pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, dan pintu darurat.”Termasuk juga diperiksa muatan kendaraan. Muatan kendaraan ini yang banyak dilanggar. Dari 57 pelanggar yang disidang, 47 pelanggar di antaranya karena kelebihan muatan. Selebihnya, masalah KIR dan tidak memiliki SIM,” katanya.Sukardiyana menambahkan, sidang di tempat pada dasarnya sudah beberapa kali diselenggarakan. Tujuannya demi keselamatan penumpang dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.”Harapannya, agar pengendara dapat lebih memerhatikan lagi unsur keselamatan bagi penumpang. Termasuk pengendara sepeda motor diharap tidak lagi mengabaikan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” katanya.(dem/hes)