WONOSARI – Meningkatkan pengetahuan mengenai peraturan lalu lintas sejak dini, Polres Gunungkidul menggelar penyuluhan lalu lintas (lalin) ke sejumlah pelajar. Kegiatan tersebut diikuti pelajar SMA sedarajat dan dihadiri Kanit Dikyasa Polres Gunungkidul Ipda Jarwanto.
“Menggunakan kendaraan bermotor harus sesuai aturan. Tidak boleh sepeda motor dipergunakan hingga tujuh orang,” kata Ipda Jarwanto disambut senyuman oleh peserta di ruang rapat setda kemarin (19/2).
Hal ini menurut Ipda Jarwanto karena anak-anak sekolah setingkat SMP dan SMA biasanya sering kebut-kebutan di jalan raya serta tidak menggunakan helm. Kalaupun menggunakan helm tidak sesuai standar.
“Maka kami mengimbau kepada adik-adik untuk menjaga keselamatan di jalan. Patuhi rambu lalu lintas, jangan kebut-kebutan,” pintanya.
Dia mengungkapkan, agar pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, maka ketika menggunakan sepeda motor harus lengkap memakai helm serta mematuhi dan menaati rambu rambu lalu lintas. “Jika sesuai aturan, maka akan mengurangi angka kecelakaan,” katanya.
Bupati Gunungkidul Badingah mendukung upaya kepolisian memberikan penyuluhan kepada pelajar. Sebelumnya juga sudah dicanangkan program pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi guna mencegah atau setidaknya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Menurut dia, data dari kepolisian menyebut korban meninggal, luka berat atau luka ringan cukup memprihatinkan. Sehingga perlu kesadaran semua pihak untuk menaati peraturan lalu lintas. Rambu-rambu di jalan bukan pajangan namun untuk dipatuhi demi menjaga keselamatan diri. (gun/iwa)