BANTUL – Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah ini tepat ditujukan pada Aqiela Fadia Haya, siswi kelas VIII SMP Sekolah Kesatuan Bangsa yang berhasil meraih medali pada ajang Olimpiade Senin dan Bahasa Indonesia (Osebi) 2014 yang digelar di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (19/2).Dia merupakan putri Emha Ainun Nadjib dan Novia Kolopaking. Bakat yang diturunkan orang tuanya di bidang tarik suara inilah yang mengantarkan perempuan yang akrab di sapa Haya ini berhasil meraih medali perunggu. “Dari ratusan peserta yang berkompetisi, saya berhasil masuk empat besar, dan berhasil meraih medali perunggu. Ajang ini pun mengkompetisikan berbagai jenjang usia sehingga saingannya ada yang berasal dari SMA,” ujar Haya.Haya mengatakan, Osebi merupakan olimpiade tahunan sebagai media kreasi bagi pelajar mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di seluruh Indonesia. Event tersebut diselenggarakan asosiasi persahabatan sosial dan ekonomi negara-negara Pasifik (Pasiad).Selain kategori menyanyi solo, Osebi juga memberikan anugerah kepada para juara dari lima kategori lainnya, seperti tari kreasi, pembacaan puisi, penulisan cerita pendek dan puisi. Ajang tersebut, merupakan kali kedua yang diikutinya. “Tahun lalu saya tidak mendapat medali apa-apa,” katanya.Dia menceritakan, di ajang tersebut dirinya membawakan lagu Dealova yang dipopulerkan mantan vokalis Dewa, Once. Pemilihan lagu tersebut, sesuai keinginan sang ibu.Meski memiliki bakat dan kemampuan bernyanyi, perempuan berkacamata ini mengaku apa yang dia tekuni saat ini hanya sekadar hobi. Kedua orang tuanya selama ini tidak pernah mengarahkan dirinya untuk menjadi penyanyi. “Pernah diajari nyanyi bahkan les vokal, tapi tidak benar-benar serius. Semua saya lakukan atas kemauan sendiri,” terangnya.Perempuan kelahiran Jogja pada 1999 ini belum memiliki keinginan serius menekuni tarik suara. Meski dirinya mengaku kerap mendapatkan berbagai undangan menyanyi hingga ke luar negeri. Bahkan yang terbaru undangan menyanyi ke Turki dengan menyanyikan lagu-lagu berbahasa Turki.Mengenai ketertarikannya mengikuti jejak sang ibu dan kakak, Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe Letto), Haya mengaku saat ini belum memiliki niat menjadi artis. “Nyayi cuma sekadar senang-senang saja. Belum punya target besar mau jadi apa,” jelasnya. (bhn/iwa)