PURWOREJO-Yeni Puji Lestari, 19, warga Kalisari Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang akhirnya ditemukan, Senin (24/2) di Sungai Kodil, Desa Kedung Loteng, Kecamatan Bener. Korban sempat dikabarkan hilang, hari Sabtu (22/2) pukul 17.30 akibat terjun ke Sungai Butek, Magelang, tak jauh dari rumahnya.Ketua SAR Purworejo Bambang Sosro mengungkapkan, proses pencarian korban sempat terkendala, lantaran arus sungai cukup deras. Terlebih di wilayah Magelang (hulu sungai, Red) hujan lebat. “Arus sungai cukup deras. Selain itu, sungai ini memiliki struktur bebatuan dan beberapa cerukan atau air terjun dengan dasar bebatuan,” papar Bambang, kemarin (24/2).Bambang melanjutkan, Tim SAR Purworejo bekerja sama dengan SAR PMB Purworejo dan relawan dari Magelang saat melakukan pencarian. “Proses pencarian korban sejak Minggu (23/2) dan ditemukan hari ini (kemarin,Red),” ungkap Bambang.Kapolsek Bener AKP Siswanto membenarkan korban telah ditemukan, pihaknya juga turut melakukan proses pencarian. “Korban ditemukan pertama kali oleh Abdul Hamid, 30, warga Kedung Loteng. Ia melihat jasad korban mengambang di tepi sungai,” kata Siswanto.Menurut Siswanto, setelah memastikan yang dilihat adalah mayat, Abdul Hamid memberitahukan warga dan melaporkan ke Polsek Bener untuk dilakukan evakuasi. “Jarak antara lokasi penemuan dengan wilayah Margoyoso sekitar lima kilometer. Lumayan jauh terseretnya,” ucapnya.Siswanto menuturkan, pada tubuh korban ditemukan luka lecet pada dahi dan punggu yang diduga terbentur batu sungai saat terseret arus.Arief Setyohadi, relawan tim SAR Kabupaten Magelang mengatakan, Setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke rumah suaminya di Salaman. Hasil identifikasi petugas kesehatan, korban meninggal akibat tenggelam.Kepala Desa Margoyoso M Rofik menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal duinia. Kondisi badannya lebam-lebam karena terkena batu. Usai diserahkan, jenazah langsung diantar ke rumah duka di Gunungkidul dengan mobil ambulan.”Pemeriksaan dokter Puskesmas Bener tidak ada kekerasan. Lebam itu karena benturan-benturan di sungai,” katanya.Sebelumnya, korban nekat menceburkan diri ke sungai, dua hari lalu. Aksi dilatarbelakangi keributan dengan suaminyaM Hamdan, 20. Aksi nekat bermula saat korban pulang ke rumah suaminya di Dusun Kalisari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman. Saat itu, korban mengajak suaminya pulang ke Gunungkidul. Ajakan itu ditolak Hamdan. “Karena sudah malam saya menolak,” ungkap Hamdan.(ady/tom/hes)