Upaya melakukan penghijauan kawasan kritis menjadi tanggung jawab bersama. Tujuannya, untuk mengembalikan fungsi tumbuhan sebagai paru-paru wilayah sekitarnya. Tidak hanya kalangan sipil, personel militer pun ikut menanam pohon untuk penghijauan.
GUNAWAN, Ponjong
KODAM IV Diponegoro melakukan pencanangan program go green di kawasan karst (kawasan kapur) Gunungkidul. Bertempat di SMKN 1 Ponjong diserahkan bantuan tanaman sebanyak 5.148 batang. Diharapkan ekspolitasi sumberdaya hayati serta penerapan teknologi yang tidak aman terhadap lingkungan hidup dan ekosistem bisa diantisipasi.Kasdam IV Diponegoro Brigjen Ibnu Dermawan mengatakan, dengan pencanangan go green diharapkan mampu memberikan kontribusi positif menjadi daerah subur dengan ketersediaan air mencukupi. Dinamika pelaksanaan hasil pembangunan, disamping membawa kemajuan juga menimbulkan ekses negatif. Selain eksploitasi, juga pencemaran lingkungan, berkurangnya kawasan hijau, serta perusakan habitat.”Tanaman yang kami berikan di antaranya cemara, petai, mangga, kenanga, akasia, suren, jabon, jati dan trembesi,” kata Ibnu.Dijelaskan, kondisi seperti ini sudah menjadi kondisi riil dalam kehidupan masyarakat dan menjadi fenomena yang harus diantisipasi. Khususnya menyangkut pelestarian kawasan hijau yang cenderung mengalami penururunan kuantitas dan kualitas.”Oleh karena itu perlu dilakukan secara konsepsional dengan mengutamakan kepentingan nasional dan daerah,” tegasnya.Kawasan hijau, kata dia, terutama wilayah kritis seperti Gunungkidul penting untuk menjamin keseimbangan ekosistem yang harus dijaga kelestarianya. Kawasan hijau merupakan paru-paru kota yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun dalam kenyataan perusakan dan gangguan kawasan hijau dari tahun ke tahun terus meningkat.Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengapresiasi langkah TNI mengupayakan penanaman pohon di kawasan karst ini. Menurutnya, jika lingkungan tidak dipelihara memicu terjadinya bencana banjir dan tanah langsor. Untuk itu diharapkan segera ditindaklanjuti dengan program pelestarian lingkungan.”Sayangi, rawat dan jaga karunia Tuhan,” kata Immawan.Sementara itu, anggota TNI beserta pelajar secara simbolis langsung menanam bibit pohon tersebut di lereng bukit. Sementara tak jauh dari lokasi penanaman, sejumlah gunung karst sudah berlubang bekas pengerukan menggunakan alat berat. (*/iwa)