JOGJA-Untuk makin meningkatkan prestasi DIJ di arena olahraga difabel, KONI DIJ berencana untuk kembali menjaring Paralimpian. Dalam sela-sela Rapat Anggota KONI DIJ di Hotel Grand Aston Sabtu lalu, KONI berencana mencari bakat-baka difabel yang belum terpantau.
Adapun daerah yang menjadi tujuan KONI DIJ adalah Kabupaten Bantul. Prabu mengatakan KONI DIJ perlu mencari penyandang penyandang cacat korban dari Gempa Bumi di Bantul tahun 2006 lalu. “Ya, kan tentunya di Bantul cukup banyak difabel korbang gempa 2006 yang belum terpantau. Ya, kami harus mulai mencari mereka karena siapa tahu saja ada yang bisa berprestasi,” kata adik Gubernur DIJ Hamengku Buwono X (HB X) ini.
Langkah pertama yang akan ditempuhnya adalah melakukan sowan dengan Bupati Bantul Sri Surwawidati. Menurut Prabu, bantuan dari pemerintah setempat tentu akan membantu tugas KONI dalam pencarian Paralimpuan ini. “Untuk itu dalam waktu dekat kami akan sowan ke bupati Bantul,” imbuhnya.
Sejauh ini, pestasi Paralimpian DIJ memang sangat bagus. Pada Peparnas 2012 di Riau lalu, DIJ berhasil menyabet 10 emas. Sebelumnya
pencapaian ini sama sekali tak pernah disangka KONI DIJ maupun NPC
DIJ.
Sedangkan dalam Asian pra Games di Myanmar tahun lalu, DIJ mengirimkan empat wakil. Pebola voli duduk asal DIJ Tuwariyah dan Sudartatik sukses menyumbangkan emas untuk Indonesia. Sedangkan di cabang panahan Slamet berhasil meraih medali perunggu. (nes/din)