• Ujian Terakhir bagi Erwinsyah dan Mustakim
SLEMAN-Sempat mengalami gonjang ganjing akibat tidak jelasnya kontrak pemain, PSS Sleman mulai menatap masa depan guna menyongsong Divisi Utama 2014 15 April mendatang. Setelah sukses merampungkan kontrak dengan 21 pemain, Super Elang Jawa (Super Elja) bakal menjalani laga uji coba keempat dengan menghadapi Martapura FC malam ini di Maguwoharjo International Stadium (MIS).
Laga uji coba ini bakal menjadi ajang untuk kembali memanaskan mesin perang PSS. Ya, nyaris di sepanjang Februari ini, energi seluruh elemen di tubuh tim berjuluk Super Elang Jawa ini dikuras dengan konflik dalam tubuh manajemen. Konflik ini akhirnya berimbas pada mundurnya manajer Supardjiono, hengkangnya beberapa pemain serta molornya kontrak pemain.
Pelatih PSS Sartono Anwar mengatakan, saat ini sudah waktunya untuk PSS melupakan hal yang telah berlalu. Dia ingin, pertandingan melawan Martapura FC bisa dimanfaatkan Waluyo dkk demi mengembaikan peak performance. “Sekarang hampir semua pemain sudah mendapatkan kontrak. Saatnya menatap ke depan dan kembali bermain seperti dulu,” terang pria yang identik dengan topi pet tersebut.
Sartono memastikan di laga menghadapi Martapura ini dirinya bakal menurunkan hampir semua pemain. Termasuk dua penggawa berstatus seleksi Mustakim dan Erwinsyah Hasibuan.
Menurut Sartono, laga menghadapi Martapura merupakan ujian terakhir untuk kedua pemain ini. Jika bermain baik tentunya Sartono langsung merekomendasikan kepada PT Putra Sleman Sembada (PT PSS). “Mereka harus menunjukkan kualitas terbaiknya jika ingin kami pakai,” tandasnya.
Terpisah, gelandang andalan Super Elja, Anang Hadi mengaku sangat optimistis timnya mampu meraih kemenangan dalam laga ini. Terlebih lagi, meskipun sempat libur latihan dan terombang ambing dengan ketidakjelasan, kondisi para penggawa sangat bagus.
Hal itu setidaknya terlihat dalam latihan fisik cross country di Kaliurang Sabtu lalu. Di sana, tidak ada satupun penggawa yang mendapatkan penilaian buruk dari tim pelatih. “Ini menandakan kalau kondisi fisik para pemain siap, mental pun saya yakin juga siap,” terangnya.
Di pihak Martapura, Pelatih Frans Sinatra Howae mengatakan dalam laga lawan PSS dia meminta tim asuhannya untuk rileks. Kata dia yang paling penting Martapura mampu menunjukkan permainan menawan.
Adapun dalam masa persiapan Divisi Utama, Martapura terus mendapat hasil positif. Setelah membantai Villa 2.000 4-0, Kamis (20/2) lalu mereka menahan imbang Persikabo Bogor 1-1 di Stadion Persikabo.
“Intinya kami bakal memberikan perlawanan berat untuk PSS. Saya tahu setiap bermain di kandangnya PSS selalu luar biasa,” imbuh mantan pemain Barito Putra tersebut. (nes/din)