• Pemain Lama Tak Dijamin Aman
JOGJA-Tim teknis PSIM Jogja tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan penciutan pemain seleksi. Setelah menjalani latihan perdana di Staidon Mandala Krida kemarin (24/2) Maman Durachman dkk memastikan dalam waktu dekat akan mencoret beberapa pemain.
Ditemui Radar Jogja usai latihan, pria yang musim lalu menjabat pelatih kepala tersebut mengatakan, Rabu (26/2) tim teknis bakal mendepak cukup banyak pemain. Dengan begitu, sejak Kamis mendatang, hanya ada sekitar 30 penggawa yang bisa melanjutkan ikut seleksi tahap selanjutnya.”Karena seleksi ini akan berlangsung sampai akhir pekan ini, kami tidak membutuhkan waktu lama melakukan penciutan,” terangnya.
Maman menambahkan, seperti arahan dari PT Putra Insan Mandiri tidak ada pembedaan hak dan kewajiban antara pemain lama dan pemain lokal rekrutan. Dengan kata lain, tidak tertutup kemungkinan adanya penggawa musim lalu yang dicoret dari Laskar Mataram.
Di kesempatan yang sama, salah satu anggot tim teknis lainnya Seto Nurdiyantara mengatakan secara umum hanya ada beberapa pemain yang layak berlaga di Divisi Utama. Tetapi, itu belumlah kesimpulan akhir karena dalam latihan perdana para pemain memang belum memiliki fisik mumpuni sehingga sulit mencapai peak performance.
Terkait kondisi beberapa pemain lama yang terlihat mengalami kenaikan berat badan Seto itu bisa dimaklumi. Ini mengingat cukup lamanya beberapa pemain absen bermain setelah megakhiri petualangan di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia (LI) musim 2013.
“Nanti seiring berjalannya waktu fisik mereka juga akan siap lagi,” tegas sosok yang musim lalu masih bermain sebagai gelandang PSIM tersebut.
Dari 45 pemain yang dipanggil ikut latihan kemarin, hanya 41 pemain saja yang memenuhi panggilan. Adapun pemain-pemain yang absen adalah Topas Pamungkas, Martinus Novianto, Nori Abdul Bhasit, dan Galih Aji Prasetya.
Kata Seto, keempat pemain tersebut tetap diberi kesempatan berlatih bersama PSIM. Pasalnya, mangkirnya Topas cs bukan tanpa keterangan. Topas harus menyelesaikan pekerjaannya sebagai pemain dan pelatih futsal di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sedangkan Martinus dan Nori sedang mengalami masalah pada fisiknya.
“Untuk Galih ini ada urusan. Sedangkan untuk Topas katanya Kamis sudah bergabung. Adapun Martinus baru sembuh dari sakit sedangkan Nori masih cedera,” terangnya.
Di bagian lain, manajemen PSIM sudah berhasil menemui pihak Balai Pemuda Olahraga (BPO) terkait penggunaan Mandala Krida untuk pertandingan kandang dan latihan PSIM selama kompetisi musim 2014. Kemarin, diwakili Kasi Olahraga Slamet Latanggang, secara prinsip BPO sudah merestui PSIM untuk memakai stadion yang telah berusia seperempat abad ini.
Direktur Operasional PT Putra Insan Mandiri Jarot Sri Kastawa mengatakan, PSIM memang masih memiliki utang pada BPO. Ia pun memastikan hari ini manajemen PSIM bakal menyelesaikan tunggakan sewa untuk latihan dua bulan terakhir musim kompetisi 2013.
“Selain itu kami akan membayar uang sewa dengan sistem bulanan. Pembayaran ini dilakukan secara di muka. Kami akan megawalinya dengan membayar lunas uang sewa Februari dan Maret,” terangnya. (nes/din)