• 1.340 Personel Gelar Latihan Pengamanan Pemilu
SEWON – Pelaksanaan pemilu tinggal hitungan hari. Sejumlah langkah pengamanan menyongsong gelaran pesta demokrasi lima tahunan tersebut mulai dipersiapkan. Di antaranya latihan padu pengamanan yang digelar di Stadion Sultan Agung kemarin (24/2).
Sebanyak 1.340 personel diterjunkan dalam simulasi tersebut. Dari jumlah tersebut 994 di antaranya personel Polres Bantul. Lainnya dari Satuan Brimob Polda DIJ. Dalam simulasi itu diperagakan proses pengamanan saat terjadi kericuhan yang melibatkan massa yang tak puas dengan proses dan hasil pemilu. Tujuannya seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan mampu mengenali potensi ancaman kerusuhan sekaligus cara penanganannya. “Biar saat hari H nanti mereka tidak kikuk jika ada ancaman,” terang Kepala Biro Operasi Polda DIJ Kombes Arief Pranoto usai simulasi.
Sebelumnya, seluruh personel dari berbagai kesatuan ini telah menggelar berbagai simulasi pengamanan. Karena itu pula simulasi kali ini bertujuan mensinergikan berbagai simulasi tersebut.
Arief menyebutkan, kepolisian memiliki lima satgas yang diterjunkan dalam operasi pengamanan pemilu. Masing-masing satgas mempunyai kompetensi berbeda-beda. Yakni, bagian deteksi, preventif, penindakan, penegakan hukum, dan bantuan operasi. “Simulasi kali hasilnya cukup bagus,” ulasnya.
Kapolres Bantul AKBP Surawan mengatakan, pengamanan pemilu merupakan tanggungjawab kepolisian. Itu sebabnya kepolisian serius mempersiapkan upaya demi keamanan dan ketertiban pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Latihan ini untuk mengambarkan bagaimana cara bertindak kita sesuai SOP,” jelasnya.
Surawan mengaku tiga dari 17 kecamatan se-Bantul paling patut mendapatkan pengawasan ekstra. Yakni, Kecamatan Banguntapan, Sewon, dan Kasihan. Itu karena ketiga kecamatan tersebut berbatasan dengan kota. “Ketika ada kampanye atau tahapan-tahapan pemilu di kota otomatis akan terkena imbasnya,” ungkapnya.
Selain itu, dua tempat pemungutan suara (TPS) juga akan mendapatkan pengawasan khusus saat coblosan 9 April mendatang. Sedikitnya dua personel kepolisian, dan empat linmas akan menjaga masing-masing TPS yang terletak di Kecamatan Pundong tersebut. “Pengawasan khusus karena TPS sangat terpencil,” tandasnya.
Meski begitu, lanjutnya, secara keseluruhan wilayah Bantul masuk dalam kategori aman. Selain pejabat Polres dan Polda DIJ, hadir dalam simulasi latihan padu komisioner KPU, Panwaslu, petinggi Kodim 0729 Bantul, dan Kejari Bantul.(zam/din)