JOGJA-Tim Nasional Indonesia (Timnas ) U-23 memulai latihan perdananya dalam sesi Pelatnas di Jogjakarta. Sayangnya, saat berlatih di Stadion UNY kemarin (25/2), belum semua pemain hadir.
Dari 28 penggawa yang mendapatkan panggilan dari Badan Tim Nasional (BTN), baru 24 pemain saja yang datang ke Bumi Ngayogyokarto. Empat pemain, Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta), Vava Mario Yagalo (Persebaya Surabaya), Novri Setiawan (Persebaya U-21), Yogi Triana (Persita Tangerang).”Mereka punya alasan berbeda-beda,” terang Pelatih Timnas U-23 Aji Santoso.
Tapi, Aji mengatakan, keempat pemain ini absen dengan keterangan yang jelas. Novri misalnya yang baru saja membela tim Persebaya U-21 menghadapi Timnas U-19 Senin malam. Sedangkan baru datang kemarin sore Karen ada sebuah keperluan.”Jadi keterlambatan mereka ya bisa dimaklumi karena memang sedang punya urusan lain. Untuk itu dalam waktu dekat mereka dapat bergabung ke mari,” tandasnya.
Pada latihan kemarin mantan penggawa Persebaya tersebut belum menitikberatkan pada organisasi permainan. Tapi, latihan penguasaan bola serta teknik permainan tetap dia berikan.
Aji mengungkapkan tim pelatih timnas U-23 lebih menekankan pada pembentukan karakter pemain ketika membela negara. Terlebih lagi, ada beberapa pemain yang minim pengalaman membela timnas di kelompok umur manapun. “Ya memang beginilah, yang aling saya tekankan adalah pembentukan karakter, Saat membela negara tentunya berbeda dengan saat membela klub karena di sini semangat nasionalisme kan juga dibawa,” terangnya.
Demi membentuk kedisiplinan di benak para pemain Aji membuat peraturan yang agak berbeda. Kata dia, selama berlatih maupun pertandingan para pemainnya dilarang keras membawa telpon genggam.
Selama persiapan menuju Asian Games 2014 sediri timnas U-23 mengagendakan sekitar delapan uji coba. Dalam waktu dekat, Garuda Muda akan menjajal timnas Malaysia U-23 di Maguwoharjo International Stadium (MIS) 5 Maret mendatang.
Dalam latihan kemarin, penggawa PSS Sleman yang dipanggil BTN Mudah Yulianto sudah tampak di Stadion UNY. Saat dimintai keterangan, Mudah mengaku dirinya masih belum menyangka bisa berlatih di timnas U-23. Apalagi kemungkinan besar Mudah akan bermain saat timnas U-23 menghadapi Harimau Muda-julukan timnas Malaysia U-23.
“Biasanya dulu hanya bisa mendukung kala timnas menghadapi Malaysia. Tidak disangka saya bakal menjadi salah satu yang terlibat langsung dalam laga akbar ini,” imbuhnya.(nes/din)