JOGJA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mulai Maret 2014 nanti mulai mengantarkan penumpang Jogja-Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Rute ini dilakukan dua kali dalam sehari dan merupakan pindahan dari Bandara Soekarno-Hatta.
General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Jogja Muhammad Anshori mengatakan dalam sehari total untuk rute Jogja-Jakarta (PP) yang dilayani Garuda Indonesia ada sepuluh penerbangan. Saat ini rute tersebut dari dan ke Bandara Internasional Adisutjipto ke Bandara Soekarno Hatta. “Sebenarnya kami akan merealisasikan mulai 14 Februari lalu, tetapi ditunda dan baru akan direalisasikan Maret nanti,” ungkapnya kemarin.
Menurutnya untuk tujuan Halim ini hanya ada dua penerbangan.Yaitu penerbangan Jogja-Jakarta pada pukul 10.10 dan 15.30. Sedang di Jakarta pada penerbangan pukul 12.10 dan 17.20. Pemilihan dua penerbangan tersebut juga sudah mempertimbangkan penumpang connecting atau yang akan melanjutkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta. Bagi penumpang yang ingin transit, pihaknya menyarankan memilih waktu penerbangan yang melalui Bandara Soekarno-Hatta
Diakuinya, pihak Garuda sebenarnya sudah mengajukan untuk mengajukan penambahan slot penerbangan lagi dari Jogja. Tetapi hal itu terkendala dengan padatnya slot time yang tersedia di Bandara Adisutjipto Jogja. “Untuk yang ke Halim, kami pilih dua itu karena juga mempertimbangkan connecting,” ungkapnya.
Perubahan rute ini, jelasnya, juga telah diketahui pelanggan Garuda Indonesia. Bahkan, menurut dia, mayoritas pelanggan menyambut positif dengan Garuda yang akan terbang dari dan ke Halim tersebut. Reaksi ini umumnya ditunjukkan pelaju Jogja-Jakarta.
“Rata-rata karena faktor jangkauan Halim yang lebih dekat dibandingkan jika harus turun di Soekarno-Hatta,” tuturnya.
Anshori menyampaikan load factor rata-rata penumpang Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional Adisutjipto selama 2012 dan 2013 mencapai sekitar 84 persen. “Apalagi dari potensi market, hampir setiap hari selalu penuh baik saat weekdays atau akhir pekan. Potensinya masih ada,” terangnya. (pra/ila)