JOGJA – Jelang ujian akhir diberbagai jenjang pendidikan yang hanya tinggal beberapa bulan lagi, sekolah-sekolah DIJ melakukan sejumlah persiapan. Salah satu yang dilakukan melaksanakan tes pendalaman materi (TPM).
Suasana jelang ujian akhir nasional (unas) terasa di sejumlah sekolah, seperti di SMAN 11 Jogja. Di sekolah yang terletak di Jalan AM Sangaji ini selain melakukan tambahan belajar pada sore hari juga menggelar TPM.
“Kami sudah menggelar TPM yang kedua, dari target empat kali TPM,” jelas Wakil Kepala SMAN 11 Jogja, Jaka Tumurana kepada Radar Jogja (25/2).
Jaka menjelaskan, untuk TPM yang ke-3 dan 4, akan digelar pada periode Maret dan April. Waktu penyelenggaraan TPM, dijadwalkan berdekatan dengan unas.
Pelaksanaan TPM, kata Jaka, serentak di semua SMA di Jogja. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan pelaksanaan unas.
Sedangkan untuk soal-soal yang diberikan kepada siswa, telah disiapkan Disdik Kota. “Kisi-kisi soal yang dibuat pun tipe-tipe soal yang sering muncul di unas,” jelasnya.
Terpisah, di SMPN 2 Jogja, greget jelang ujian akhir juga ditunjukkan dengan menyelenggarakan TPM. Mulai Senin lalu (24/2) sekolah menggelar TPM mandiri untuk yang kedua kalinya.
“Selain TPM yang digelar MGMP kota dan provinsi, kami juga menggelar TPM mandiri yang digelar selama empat hari,” kata Kepala SMPN 2 Jogja Emed Heriyana.
Emed menjelaskan pelaksanaan TPM mandiri dilakukan sebanyak tiga kali. Pelaksanaan TPM mandiri terakhir akan digelar pada April mendatang menjelang pelaksanaan ujian akhir.
“Waktu pelaksanaan TPM mandiri pun berbeda dengan TPM yang diadakan kota dan provinsi. TPM mandiri digelar setelah jam pelajaran, masing-masing mata pelajawan waktu pengerjaannya selama 120 menit,” jelasnya.
Meski dilakukan secara mandiri, menurut Emed, siswa benar-benar dipersiapkan secara matang untuk menghadapi ujian akhir. “Kisi-kisi soal dibuat guru bidang studi masing-masing. Sedangkan pengerjaan tes dilakukan di lembar kerja jawaban (LKJ) komputerisasi layaknya pelaksanaan ujian akhir,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Disdik Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan jelang ujian akhir, disdik memfasilitasi sekolah dengan beberapa program mulai dari TPM, bimbingan belajar, dan kerjasama dengan berbagai kemitraan.
“Sekolah sudah terbiasa mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian akhir, jadi kami tidak begitu repot menyosialisasikannya,” kata Edy.
Disdik Kota Jogja menyelenggarakan satu kali TPM di masing-masing jenjang pendidikan. Jumlah tersebut menurut Edy cukup, karena selain disdik sekolah, MKKS, MGMP dari kota maupun provinsi juga menyelengarakan TPM. (bhn/iwa)