PURWOREJO – Kendaraan berat menjadi langganan korban rusaknya Jalan Lingkar (Ringroad) Utara Purworejo. Tepatnya di Kelurahan Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan.
Di titik itu, aspal jalan terkelupas dan berubah menjadi hamparan tanah dan lumpur. Kali ini, tumbalnya adalah truk tronton bernomor polisi B 9656 QZ bermuatan asbes seberat 30 ton. Roda truk terjebak di kubangan lumpur dan tidak mampu bergerak.
Ironisnya peristiwa itu merupakan kejadian yang kesekian. Pemerintah seolah tak acuh dengan kondisi tersebut.
“Ini bukan jalan lagi namanya. Tetapi sawah atau sungai lumpur, pemerintah ga usah bertindak, biar saja begini, benar-benar ga punya mata!” ucap Mamat, 35, warga setempat dengan nada kesal, kemarin (25/2).
Mamat menilai, harusnya ada upaya perbaikan darurat oleh pihak terkait. Seperti pengurukan dengan batu di titik jalan yang rusak.
“Jika belum diperbaiki, sebaiknya ya diurug dulu. Warga sini jelas tidak mampu, kasihan pengguna jalan yang melintas,” imbunya.
Pengemudi Truk Tronton Anto, 30,, warga Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat hanya bisa geleng-geleng kepala. Truk yang dikemudikannya gagal melintas dan rencana menghantarkan muatan asbes ke Tasikmalaya dari Kabupaten Magelang jadi tertunda.
“Beruntung tidak ngguling. Setiap mengangkut barang dari Magelang, saya melintasi jalan ini. Sejak awal musim penghujan, kerusakan jalannya bertambah parah. Dari Magelang sampai tujuan, kerusakan jalan yang cukup parah ya di Purworejo ini,” terangnya.
Senin (24/2), sebuah truk kontainer pengangkut minuman bersoda juga jadi korban. Lokasinya sama persis. Yakni, di Kelurahan Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan. Musibah terjadi pukul 09.00. Truk Hino bernomor poisi B 9022 SEN yang dikemudikan Fauzan, 35, warga Ambarawa, tak mampu bergerak.
Fauzan berangkat dari Semarang dengan tujuan Kebumen membawa minuman bersoda.
“Jalan parah, berujud tanah basah dan membuat roda tidak bisa menapak. Saat saya injak gas, pantat truk malah ngesot sehingga melintang jalan,” paparnya.
Menurut Fauzan, truk seberat 10 ton itu bisa keluar dari lubang jalan, setelah ditarik dengan truk berjenis sama. Beruntung, musibah tidak sampai menyebabkan kerusakan pada kendaraannya.
Doni, 23, warga Kelurahan Sucen Jurutengah RT 02/ RW 02 yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian mengungkapkan, kecelakaan sering terjadi di titik tersebut. Korbannya kebanyakan kendaraan bertonase berat. Selain itu juga sepeda motor yang terjatuh saat melintasi jalan itu.(tom/hes)