PURWOREJO – Teror bom molotov yang menimpa wartawan Radar Jogja Frietqi Suryawan alias Demang menuai kerpihatinan dan memicu aksi solidaritas berbagai daerah. Termasuk di Purworejo.
Forum Jurnalist Purworejo (FJP) dan Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Purworejo akan turun ke jalan, melakukan aksi solidaritas, hari ini (27/2).
Ketua PMII Purworejo Lukman Hakim mengutuk keras semua bentuk kekerasan dan teror pada wartawan.
“Wartawan merupakan elemen terpenting bangsa. Jadi, tak kalah posisinya dengan eksekutif atau legislative. Mereka merupakan media kontrol sosial dan pejuang bagi keadilan rakyat. Kami mengutuk keras aksi pelemparan bom molotov di Magelang,” katanya.
Lukman meneruskan, surat pemberitahuan pada kepolisian sudah dikirimkan, kemarin (26/2).
Sesuai rencana, PMII bersama para wartawan di Purworejo akan memusatkan aksi di Alun-alun Purworejo.
“Kami akan membuat petisi yang dibubuhi tanda-tangan wartawan dan akan kami serahkan ke Kapolres Purworejo untuk dikirimkan ke Kapolres Magelang sebagai bentuk dukungan moral atas pengusutan kasus tersebut,” katanya.
Nur Kholiq, wartawan Suara Merdeka menyatakan, alasan apapun aksi teror yang dilakukan pada wartawan di Magelang tidak bisa dibenarkan.
“Kasus Udin (Bernas) dan kasus Demang (Radar Jogja) tidak boleh terulang lagi di kemudian hari. Kasus ini harus diusut tuntas. Kebebasan pers harus diselamatkan,” tegasnya.
Gunarwan, wartawan KR menambahkan, jika tidak diusut kasus di Magelang, bisa menjadi preseden buruk bagi dunia pers di Indonesia.
“Kami dari Purworejo menyamakan empati dan niat yang sama. Tolak aksi teror dan kekerasan pada wartawan,” imbuhnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Dwi Priyatno berjanji mengusut tuntas kasus teror yang ditujuan pada awak Radar Jogja di Magelang.
“Tadi saya sudah ke TKP langsung. Anggota kami dari Laboratorium Forensik Polda Jateng dan Tim Inafis juga mengumpulkan sejumlah barang bukti yang tengah diselidiki. Bom molotov berisi campuran minyak dan premium. Pelaku dan motif masih diselidiki,” katanya.(tom/hes)