SLEMAN – Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadi alternif untuk berkampanye. Bila biasanya kampanye banyak dilakukan di media massa maupun ruang publik, kini ada cara baru berkampanye, salah satunya melalui game.
Teknologi yang diusung smartphone yang kini dapat dimiliki siapa saja, menjadi peluang yang dapat digunakan untuk mengenalkan partai politik, caleg, dan kandidat presiden untuk mendongkrak citra. Apalagi, game yang beredar rata-rata dapat diunduh gratis.
GITSolution mencoba membidik kampanye dalam genggaman tangan tersebut. Dengan berbagai jenis permainan yang diciptakan, para pemain bisa lebih mengenal partai dan tokoh-tokoh yang maju dalam Pemilu 2014 dengan cara yang lebih menyenangkan.
Manajer Game Development dari GiTSolution Samuel Henry M Sitorus mengatakan, sasaran game pemilu ditujukan untuk anak muda. Tidak semua anak muda menyukai konvoi motor maupun kampanye partai di lapangan terbuka.
“Orang lebih enjoy bermain game di handphone-nya. Kenapa tidak mengenalkan kontestan pemilu melalui handphone,” jelas Henry dalam soft launching Game Pemilu di Ruang Citra II Kampus AMIKOM Jogjakarta (26/2).
Dalam simulasi kemarin, tim pengembang menunjukkan variasi permainan yang dapat memberikan penjelasan kepada pemain terhadap para kontestan Pemilu 2014.
Seperti dalam game mengenal parpol dan tokoh. Para pemain hanya dituntun untuk memilih ikon 12 partai yang ikut dalam pemilu. Setelah ikon dipilih, maka akan terhubung dengan sumber-sumber yang berisikan informasi mengenai partai maupun tokoh yang dipilih.
“Untuk bisa mengakses game ini harus terkoneksi internet. Sebab ikon yang dipilih terhubung dengan berbagai sumber parpol yang ada di dalam website resmi mereka,” jelasnya.
Setiap link partai yang dipilih pemain akan memberikan nilai tersendiri. Nantinya nilai tersebut dapat diakumulasikan dan menjadi skor bagi pemain. “Inti game ini para pemain mau membuka berbagai informasi tentang partai. Tentunya informasi ini bukan kami yang menyediakan, tetapi laman resmi dari setiap partai,” jelasnya.
Henry menjelaskan, setiap selesai bermain, si pemain akan mendapat skor akhir. Skor akhir tersebut bisa menunjukkan statistik setiap partai politik. “Skor itu ada di laman permainan kami maupun laman website masing-masing partai,” jelasnya.
Bila ingin grafik nilai setiap partai tinggi, pemain bisa mengajak orang lain terlibat dalam permainan. “Hanya saja, dalam 24 jam satu akun hanya bisa sekali bermain. Ini untuk mengatasi kecurangan,” katanya.
Selain itu, dalam item lain, pengembang juga menyisipkan game pemilu yang sangat menghibur. Dari segi tampilan, permainan dalam game mirip dengan game candy crush. Hanya saja, ikon buah-buahan diganti dengan lambang partai.
“Dengan game ini justru masyarakat bisa lebih intim mengenali partai,” jelasnya.
Staf Bawaslu DIJ Dian Dwi Kurniawan menyambut baik keberadaan game pemilu tersebut. Namun, dia mengingatkan supaya game tersebut bersifat netral serta tidak menonjolkan partai tertentu saja.
“Karena pemilu diikuti 12 partai semua partai ditonjolkan dalam game tersebut. Dan bila tujuannya untuk menghindari golput, game ini sangat baik,” jelasnya. (bhn/iwa)