• Tim Teknis Hanya Pilih 29 Pemain
JOGJA-Tim Teknis PSIM Jogja akhirnya berhasil merampungkan seleksi pemain tahap pertama. Sempat berencana menahan 30 orang untuk kembali berlatih di hari Kamis hingga Sabtu (27/2-1/3), Maman Durachman dkk hanya memilih 29 pemain saja untuk kembali melanjutkan mimpi menjadi penggawa Laskar Mataram di kompetisi DIvisi Utama 2014.
Adapun, dari 29 pemain tersebut, penggawa-penggawa lama masih dinyatakan aman dalam proses pemilihan pemain. Bahkan, Topas Pamungkas yang belum tampak di Stadion Mandala Krida masuk dalam daftar pemain yang lolos seleksi awal. Pemain yang menempati posisi bek sayap ini sendiri memastikan hari ini tiba di Jogja. Lebih cepat dari rencananya semula Minggu (2/3) mendatang.
Salah satu anggota tim teknis Erwan Hendarwanto mengatakan secara fisik para pemain lama memang belum menemukan peak-nya. Tapi, dia yakin setelah melewati beberapa kali latihan Andri Wirawan dkk sudah bisa mendapatkan fisik yang mumpuni.”Tapi mereka tak terlalu jauh dari standar sehingga fisik mereka masih bisa dibenahi sebelum kompetisi dimulai,” katanya.
Dengan direkrutnya 29 pemain, maka tim teknis PSIM sudah mendepak 11 pemain dari proses seleksi. Hampir semua pemain yang dicoret ini merupakan hasil pantauan dari kompetisi PSSI Kota Jogja.
Kepada Radar Jogja, manajer PSIM Jogja yang juga menjabat Kepala Tim Teknis Dwi Irianto berharap pemain yang dicoret ini tak menghentikan mimpinya menjadi penggawa Laskar Mataram. Dia berharap pemain-pemain tersebut tetap giat berlatih sebab di pintu untuk mereka masuk PSIM masih terbuka.
Pria yang biasa dipanggil Mbah Putih (MP) ini menyatakan, sistem promosi-degradasi tetap berlaku di PSIM musim ini. Siapa tahu saja pemain-pemain ini dapat dipanggil kembali pada putaran kedua untuk mendapatkan kontrak dari PSIM.
“Intinya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk yang sudah ikut seleksi. Saya berharap mereka tak patah semangat sebab pada putaran kedua siapa tahu mereka dipanggil lagi,” terang anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI DIJ tersebut.
Kata MP dalam seleksi tahap kedua yang dimulai hari ini, beberapa pemain yang belum datang seperti Martinus Novianto, Nori Abdul Bhasid dan Galih Aji Prasetya masih diberi kesempatan.Juga Bayu Setiawan yang mengalami cedera kala ikut latihan hari pertama Senin (24/2) lalu. Namun jika belum bisa datang karena alasan force majeur, mereka tetap diberikan peluang pekan depan. “Selain itu katanya ada beberapa pemain lokal DIJ lain yang akan dipantau tim teknis besok,” imbuhnya.
PSIM dipastikan mengumumkan kerangka tim pada Minggu (26/2) mendatang. Jika dalam kerangka tim ini jumlah pemain yang terjaring di bawah 23, maka hampir pasti manajemen PSIM bakal mengundang penggawa-penggawa luar DIJ.
Yang menjadi masalah, hingga saat ini belum ada kejelasan soal bisa atau tidaknya PSIM menempati Wisma PSSI sebagai mes. Untuk itu, sebelum Wisma diresmikan 5 Maret nanti, MP sebagai pengurus Asprov PSSI DIJ menyatakan pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan Disdikpora serta Balai Pemuda dan Olahraga DIJ.”Memang Asprov PSSI DIJ katanya akan ditunjuk sebagai pengelola wisma. Namun kami juga tak bisa seenaknya juga,” imbuhnya. (nes/din)