LENDAH – Ditabrak mobil, seorang polisi menderita luka cukup parah. Bripka Widiyanto, 35, anggota Polsek Galur itu ditubruk mobil dari arah berlawanan di ruas jalan Brosot-Wates KM 4, Pedukuhan Bangeran, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, kemarin pagi (26/2).
Saat itu Widiyanto yang merupakan warga Mbarahan, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur itu melaju dari arah Wates menuju ke kantornya dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X AB 4644 DL. Dia baru saja bertugas rutin pengamanan lalu lintas, hendak kembali ke kantor.
Saat melintas di daerah Bangeran, motornya ditubruk Daihatsu Xenia AB 1906 BN yang dikendarai Lamin, 65, warga Galur dari arah berlawanan. Benturan cukup keras. Korban terpental 10 meter. Korban tak sadarkan diri setelah jatuh ke aspal. Mobil baru berhenti setelah menubruk pohon dan pagar.
“Mobilnya melaju tidak terlalu cepat. Tiba-tiba oleng kanan, lalu kecepatan naik dan menabrak motor,” kata Sanusi, 40, warga setempat.
Korban yang masih berseragam polisi itu tak sadarkan diri, kemudian dilarikan ke RS Rizki Amalia Lendah. Kejadian ini pun lalu dilaporkan ke kantor polisi setempat.
Lamin mengaku dirinya hendak berangkat ke pasar Bendungan, Wates. Dia juga tak tahu persis mengapa mobil yang dikendarainya sampai oleng ke kanan. Saat itu dia memacu kendaraannya dengan kecepatan 60 km/jam.
“Saya nggak tahu gimana. Mata tiba-tiba gelap dan terjadi tabrakan ini,” kata Lamin.
Peristiwa itu sudah dintangani pihak kepolisian di unit Laka Lantas, Satlantas Polres Kulonprogo. Lalu, dari olah TKP diduga pengendara mobil ngantuk hingga mengakibatkan kecelakaan. Selain itu, sebelum menabrak, mobil terlebih dulu melanggar marka jalan.
“Sopir mobil kurang berhati-hati dan tidak mengantisipasi marka jalan. Kemungkinan dia mengantuk,” urai Kapolsek Galur Kompol Bonifasius Slamet.
Setelah diperiksa, lanjut Bonifasius, bahwa korban mengalami patah tulang tangan kiri dan luka di kepala bagian belakang. Korban akan dirujuk ke rumah sakit di Jogja untuk penanganan lebih intensif luka yang dideritanya.
“Kami masih menunggu hasil ronsen untuk luka di kepalanya,” kata Bonifasius. (fid/iwa)