CINTA LINGKUNGAN: Kegiatan Jogja Green Runner ini sebagai salah satu rangkaian acara menuju switch off pada 29 Maret mendatang.
Earth Hour Jogja sebagai bagian dari Earth Hour Indonesia tidak henti-hentinya mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. Terutama di kalangan anak muda. Komitmen ini dibuktikan lewat kegiatan bertajuk Jogja Green Runner yang digelar Minggu (23/2) di Kebun Binatang Gembira Loka Jogja.Mengadaptasi serial Running Man dari Korea yang sangat populer dikalangan anak-anak muda pecinta Korea, kegiatan ini pun dikemas menyenangkan. Ketua Jogja Green Runner Gilang Pradipta mengatakan kegiatan ini menyasar anak-anak muda sebagai target utama. Makanya digunakan cara-cara yang dekat dengan anak-anak muda.”Kita mengadaptasi bentuk permainannya saja yang membutuhkan ketangkasan, kekompakan dan tentunya fisik yang sehat,” ujar Gilang baru-baru ini.Dirinya mengatakan kegiatan Jogja Green Runner ini sebagai salah satu rangkaian acara menuju switch off pada 29 Maret mendatang yang sudah menjadi agenda tahunan Earth Hour Indonesia. Dalam merangkul lebih banyak anak muda, Earth Hour Jogja juga menggandeng Komunitas Jogja Runner (komunitas pecinta serial Running Man). “Banyak pecinta Korea di Jogja yang antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Gilang.Gilang mengatakan selain menyampaikan misi untuk mengajak anak muda bergaya hidup ramah lingkungan. Pada kegiatan tersebut juga sekaligus menyampaikan untuk tetap peduli dan mencintai budaya lokal. “Meskipun menggandrungi budaya Korea, namun jangan sampai melupakan budaya lokal dan lingkungan dimana kita berasal,” ungkapnya.Dijelaskan peserta dan tim dalam acara ini menjadi poin gambaran bahwa generasi muda juga harus mampu menjalin kerja sama yang solid. Terutama dalam menjaga lingkungan. Selain mengadakan Jogja Green Runner, sebelumnya Earth Hour Jogja juga mengajak masyarakat untuk mengadopsi bibit pohon gemelina dan durian di Desa Terong, Delingo, Bantul. (dya/ila)