DAMAI: Penyelenggara pemilu dan lintas sektoral dalam acara deklarasi pemilu dama di Bansal Sewokoprojo, Wonosari kemarin (27/2)
Hindari Pemakaian Knalpot Blombongan dan Pikap
Penyelenggara pemilu Gunungkidul kemarin (27/2) menggelar deklarasi pemilu damai 2014 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari. Meski demikian, dari seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu, satu di antaranya tidak hadir yakni, Partai Hanura.
GUNAWAN, Wonosari
KETUA KPUD Gunungkidul Zainuri Ikhsan mengatakan, ketidakhadiran Hanura di acara tersebut tanpa ada keterangan sama sekali. Pihaknya menyayangkan karena salah satu tujuan kegiatan ini meminta komitmen pengurus parpol agar pelaksanaan berjalan tertib dan damai. “Semua pengurus parpol sudah kami undang mengikuti acara ini,” kata Zainuri Ikhsan.Dia menjelaskan, sebagai bentuk komitmen dan bukti kehadiran, seluruh perwakilan parpol yang hadir diminta membubuhkan tandatangan kesanggupan menjalankan pemilu dengan damai. Selain itu, para pengurus parpol diberi masukan oleh pejabat berwenang.Bupati Gunungkidul Badingah meminta semua calon legislatif (caleg) peserta Pemilu 2014 mempersiapkan mental. Mental siap menerima kekalahan dan mengakui kemenangan orang lain dan menghargai hasil pemilu yang sah. “Caleg harus siap menang dan siap kalah sebagai cermin kedewasaan berpolitik,” pesan Badingah.Pengurus DPC Hanura Gunungkidul mulai dari Ketua Rida Mustofa hingga Sekretarisnya Agus tidak bisa dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon pribadinya tidak ada jawaban. Meski ada salah satu pengurus yakni Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Gunungkidul, Sunarto bisa dihubungi namun tidak bisa memberikan komentar. “Silakan hubungi ketua atau sekretaris Hanura,” katanya.Ditanya apa menerima undangan dari penyelenggara pemilu terkait acara deklarasi pemilu damai tersebut, Sunarto mengaku tidak menerimanya. Dia meminta menghubungi jajaran pentinggi partai besutan Wiranto itu. “Kalau saya menerima undangan pasti datang. Itu kan undangan, ya wajib datang seharusnya,” kata Sunarto.Terkait tahapan pemilu, kampanye terbuka akan dimulai 16 Maret 2014 hingga 5 April 2014. Kapolres Gunungkidul AKP Faried Zulkarnain mengimbau semua peserta pemilu menaati ketertiban lalu lintas saat kampanye terbuka. Penggunaan kendaraan roda dua dengan knalpot blombongan dan kendaraan roda empat bak terbuka agar dihindari. Imbauan ini sudah mengintruksikan semua jajarannya untuk menyosialisasikan tertib lalu lintas kepada masyarakat.”Jika tahapan sosialisasi sudah dilakukan masih ditemukan ada penggunaan kendaraan bak terbuka mengangkut orang akan kami hentikan di jalan dan kami ingatkan,” tegasnya.Tak kalah penting, semua peserta pemilu harus mengajukan perizinan kegiatan kampanye terbuka kepada polisi minimal tujuh hari sebelum pelaksanaan pemilu. Jangka waktu tujuh hari agar polisi bisa mengidentifikasi kekurangan persyaratan kampanye sehingga polisi bisa mempersiapkan diri dalam pengamanan.”Termasuk melaporkan jumlah peserta, peralatan kampanye, juru kampanye, lokasi dan waktu pelaksanaan,” katanya. (*/iwa)