SLEMAN– Musim lalu, Agus Setiawan salah satu andalan PSS Sleman di era kepelatihan Widyantoro memilih meninggalkan Bumi Sembada guna membela klub kota kelahirannya Persitema Temanggung.
Tapi di musim ini, pria yang akrab disapa Awank tersebut sangat mungkin kembali membela PSS. Dalam sesi latihan kemarin secara mengejutkan Awank terlihat berlatih bersama Waluyo dkk. Kedatangan Awank sendiri sebetulnya merupakan isu yang cukup lama, karena pada Desember lalu penggawa berusia 27 tahun tersebut sempat digosipkan merapat ke Sleman. Namun ternyata baru kemarin Awank bisa bergabung. “Senang bisa kembali ke Sleman. Saya sangat merindukan suasana di sini,” terang Awank.
Namun, Pelatih PSS Sartono Anwar mengatakan dirinya sama sekali belum mengetahui track record penggawa yang berposisi sebagai gelandang tengah ini. Pasalnya, selama karir kepelatihannya belum pernah melihat langsung Awank bermain.
Sartono ingin melihat performa Awank pada laga uji coba menghadapi Persiram Raja Ampat di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sabtu (1/3) mendatang. Ia berharap pada laga tersebut Awank bisa menunjukkan kebolehannya.
“Saya jelas tidak bisa menilai dia hanya dari satu kali latihan. Apalagi saya baru kali ini melihat Awank bermain. Ya, kemungkinan saya akan mencobanya dalam petandingan menghadapi Persiram,” terang pria yang identik dengan topi pet tersebut.
Selain Awank, PSS juga kedatangan seorang gelandang sayap baru bernama Mozart Imbiry. Mozart sendiri adalah adik kandung dari mantan gelandang PSIM Jogja Steven Anderson Imbiry.
Sama seperti Awank Sartono juga belum bisa berpendapat soal performa Mozart. “Ya, soal Mozart saya juga baru pertama ini melihat dia bermain. Nanti dalam pertandingan menghadapi Persiram juga akan ketahuan,” katanya.
Terkait dua pemain yang sudah menjalani seleksi di PSS selama lebih darisepekan terakhir, Erwinsyah Hasibuan dan Mustaqim Sartono memastikan dalam waktu dekat nasib mereka bakal ditentukan. Ya, pertandingan melawan Persiram Sabtu nanti dipastikan menjadi ujian akhir bagi Erwinsyah dan Mustaqim.
Jika dua pemain ini gagal menunjukkan performa terbaik, dia tidak akan menunda-nunda lagi untuk melakukan pencoretan. Sebaliknya jika bermain baik, Erwinsyah dan Mustaqim akan direkomendasikan atau kembali dilihat perkembangannya. “Pertandingan ini juga akan saya jadikan ajang pantauan untuk kiper Amin Syarifudin,” terangnya.
Soal pertandingan menghadapi Persiram, panpel PSS menyatakan sudah siap. Sama seperti laga sebelumnya, panpel menjual tiket dengan tiga kategori tribun.
Meskiun mendapat protes, panpel tetap hanya menjual tiket melalui loket. Sekretais Panpel Edyanto mengatakan penjualan tiket di outlet suporter hanya dilakukan pada laga resmi. (nes/din)