ANTENA: Warga memasang antena parabola di beberapa kecamatan di Gunungkidul (27/2).
GUNUNGKIDUL – Memberikan pengetahuan dan pengembangan wawasan melalui televisi kepada masyarakat merupakan kontribusi meningkatkan sumber daya manusia di suatu daerah. Namun, jika persoalannya ada pada kendala teknis, tentu masyarakat bisa ketinggalan informasi.Kendala itu seperti terjadi di tiga kecamatan di Gunungkidul, yakni Semanu, Semin, dan Karangmojo. Kendala sinyal televisi yang cukup sulit membuat masyarakat tidak bisa mengakses informasi dengan baik. Pemasangan antena parabola menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa mendapatkan informasi melalui televisi.”Antena parabola ini bisa membuka wawasan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat,” kata Roberto Everhard kepada Radar Jogja (27/2).Caleg DPRD RI yang diusung Partai Hanura nomor urut 7 Dapil DIJ itu menambahkan, pemasangan antena parabola milik salah satu perusahaan ternama itu bukan sekadar solusi biasa. Melainkan pada bentuk kerja bakti sosial yang dapat langsung dinikmati masyarakat banyak. Sehingga secara perlahan, sumber daya manusia di suatu daerah bisa meningkat.Mengenai strategi sosialisasinya, dia menjelaskan jika cara seperti ini lebih bermanfaat untuk mencerdaskan masyarakat. Melalui sosialisasi ini dia berharap agar masyarakat DIJ yang masih sulit mengakses informasi bisa lebih mudah dengan acara-acara yang bersifat mendidik.”Memperoleh informasi merupakan hak setiap masyarakat. Termasuk warga di Gunungkidul, sekarang tidak lagi kesulitan mengakses informasi,” kata Roberto.Pemasangan antena parabola yang salah satunya terpasang di Posko Nurani Rakyat dan posko ronda itu direncanakan berlangsung selama dua hari. Titik pemasangan di hari pertama sudah terpasang sebanyak 12 antena parabola.”Kami hanya memberikan yang teristimewa untuk masyarakat DIJ yang istimewa,” ujarnya.Salah seorang warga di Posko Nurani Rakyat, Supartolo mengatakan, pemasangan 12 antena parabola akan berlanjut hari ini. Selain melakukan pemasangan antena parabola, dia juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai cara pengoperasiannya.”Untuk hari ini (kemarin) kami baru memasang 12 antena parabola, masih dilanjut di beberapa titik. Sesuai instruksi, kami memasang di titik-titik yang sinyalnya lemah agar masyarakat tetap mendapatkan informasi,” kata dia. (fid/iwa)