PURWOREJO -Pelaksanaan hari bebas kendaraan (Car Free Day/CFD) di Alun-Alun Purworejo belum maksimal. Kesemrawutan tampak di beberapa titik. Khususnya parkir kendaraan bermotor yang dilokalisir, tidak berjalan efektif.
Pemandangan terpantau di Jalan Urip Sumoharjo. Rambu larangan parkir tidak berdaya menahan keinginan warga menempatkan kendaraannya di luar kawasan itu. Hal yang sama terjadi di traffic light depan Polres Purworejo.
Pengguna kendaraan seenaknya menempatkan kendaraanya persis di depan rambu larangan masuk tersebut. Ironisnya di titik itu juga ada tukang parkir yang membantu menata kendaraan yang semestinya bukan lokasi parkir.
Nanang, 30, warga Krendetan, Kecamatan Bagelen sengaja memarkir kendaraan persis di bawah rambu lantaran ada tukang parkir yang menawarinya.
“Harusnya khusus hari Minggu, rambu itu tidak berlaku,” katanya beralasan, kemarin (2/3).
Saat diberitahu lokasi parkir untuk Jalan Urip Sumoharjo ada di jalan umum depan Makodim, Nanang mengaku lokasinya terlalu jauh dan seharusnya pemkab memilih lokasi yang lebih dekat.
“Kalau di depan Makodim ya terlalu jauh. Harusnya parkir bisa di Kantor Pos atau SD Maria atau SD Purworejo. Kan lebih dekat, turun dari kendaraan langsung sampai Alun-alun ini,” imbuhnya.
Di bagian lain, penerapan CFD juga perlu upaya pemusatan keramaian. Pemkab yang menjanjikan meramaikan seluruh ruas jalan, termasuk Jalan Proklamasi dan Jalan Setyabudi tidak tampak.
Panggung hiburan yang muncul dalam dua CFD sebelumnya menghilang. Padahal, keberadaannya cukup mendapat apresiasi dari masyarakat.
Sementara itu, kegiatan senam bersama yang rencananya dipusatkan di Jalan Proklamasi, malah belum terlihat sama sekali.
Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Purworejo Agus Budi Supriyanto menyatakan, akan melakukan evaluasi. Agus tidak memaparkan evaluasi seperti apa yang akan dilakukan.
Kabid UMKM dan Koperasi Diskoperindagpar Dra Titik Mintarsih menanggapi, untuk penataan PKL, sudah siap menindaklanjuti dengan mengundang pengurus paguyuban PKL untuk bertemu.
“Besok, pengurus paguyubannya akan diundang untuk membahas hal itu,” kata Titik via telepon.(tom/hes)