SUDAH BERUMUR: Nova Zaenal masih memiliki peluang untuk menjadi anggota skuad PSIM Jogja musim 2014 ini.
JOGJA-Secara megejutkan, nama Nova Zaenal tidak masuk dalam daftar pemain luar DIJ yang dipanggil untuk memperkuat PSIM Jogja di kompetisi Divisi Utama musim 2014. Padahal, penggawa yang identik dengan nomor punggung tujuh tersebut merupakan salah satu jenderal lapangan tengah Laskar Mataram dalam tiga musim terakhir.
Selain itu, Nova juga berstatus kapten tim di musim 2011/2012 serta 2013. Permasalahan usia yang sudah menginjak angka 36 ditengarai sebagai penyebab utama tidak dipilihnya pria Tangerang itu ke dalam skuad PSIM musim ini.
Tetapi, peluang Nova untuk kembali membela panji-panji Laskar Mataram belum sepenuhnya tertutup. Sebab, hingga saat tim tim teknis PSIM yang dikepalai manajer sementara Dwi Irianto belum menemukan sosok gelandang serang mumpuni. Jika tidak mendapatkan pemain yang lebih muda, Nova cukup berpotensi dipanggil kembali.
Dihubungi kemarin, anggota Tim Teknis PSIM Seto Nurdiyantara mengatakan belum bisa memastikan apakah pihaknya bakal mengundang mantan penggawa Persis Solo tersebut.Sebab sampai saat ini tim teknis masih mencari gelandang serang yang paling sesuai dengan kriteria. “Masalah pemain saya kan tidak bisa menentukan sendiri. Tapi nanti jika kami membutuhkan Nova bukan tidak mungkin juga kami akan memanggilnya kembali,” tandasnya.
Dwi Irianto juga mengakui kesempatan Nova kembali membela PSIM belum 100 persen tertutup. Jika nantinya anggota tim teknis merasa perlu untuk mengundang ayah satu anak tersebut, manajemen tidak akan tutup mata. “Semua itu bisa iya bisa tidak, tergantung dinamika yang terjadi beberapa pekan ke depan. Kalau tim teknis memilih Nova tentunya kami akan langsung memanggil,” tuturnya.
Pria yag akrab disapa Mbah Putih (MP) tersebut mengatakan gelandang serang yang sesuai dengan kriteriaialah tidak terlalu tua dan memiliki jiwa kepeminpinan. Untuk syarat
pertama Nova jelas tidak masuk standar. Tetapi jika mengacu pada syarat kedua, Nova jelas memiliki kharisma di mata pemain pemain muda.
Di bagian lain, MP mengatakan tim teknis memiliki item penilaian tambahan dalam proses seleksi 25 pemain yang dilakukan pekan ini. Kata MP dari dafar pemain ini, ada empat penggawa yang masih duduk di
bangku SMA yakni Ronny Setiawan, Jeni Gilang, Andhika serta Martinus Novianto.
Menurut MP sebelum merekrut pemain-pemain ini manajemen PSIM akan meminta izin terlebih dahulu pada orang tua yang bersangkutan. “Sebab pada dasarnya kami tidak ingin ada pemain yang mengabaikan
pendidikannya demi sepak bola. Karena itu kami akan meminta izin pada orang tua mereka. Jika tak diizinkan otomatis pemain ini tak jadi direkrut,” ungkap Anggota Komite Eksekutif (Komeks) Asprov PSSI DIJ ini.
Direktur Operasional PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Jarot Sri Kastawa menjamin paling lambat pagi ini manajemen sudah membayar
sewa stadion untuk pemakaian seminggu ke depan. Ini merupakan komitmen dari PSIM untuk tertib dalam urusan administrasi.
Jarot menambahkan, pekan ini seluruh latihan sore akan dilaksanakan pada pukul 14.00. Dengan begitu, maka PSIM dipastikan terhindar dari insiden rebutan lapangan seperti yang terjadi pada Jumat pekan lalu. (nes/din)