PURWOSARI – Tragedi berdarah terjadi di Gua Langse, Padukuhan Gabuk, Desa Girijati, Purwosari. Dua peziarah asal Semarang terjatuh ke tebing. Satu tewas dan satunya selamat.
Korban tewas bernama Subandi, 50, warga Tambakharjo, Jrakah Semarang. Sementara korban luka patah kaki bernama Yayuk Retno, 45, warga Mugasari, Semarang Selatan. Yayuk berhasil diselamatkan pada Minggu malam (2/3) sekitar pukul 20.00 dan dilarikan ke rumah sakit.
Sementara Subandi baru bisa diambil jenazahnya kemarin pagi (3/3) sekitar pukul 09.00 oleh tim SAR gabungan dan warga setempat. Korban mengalami luka parah di bagian kepala membentur batu karang.
Sekretaris SAR Pantai Parangtritis Taufik Faqih Usman mengatakan proses pemindahan jenazah cukup sulit karena terkendala medan berat. Kedalaman tebing diperkirakan mencapai ratusan meter. Posisi jenazah berada di atas batu karang. Setelah diidentifikasi langsung dibawa ke rumah duka.
“Korban selamat dilarikan ke rumah sakit. Korban dibawa ke atas dengan menggunakan tali secara estafet,” kata Taufik di lokasi kejadian (3/3).
Kapolsek Purwosari AKP Sumarya mengatakan, kecelakaan bermula saat kedua korban bersama lima orang lainnya melakukan ziarah ke dalam Gua Langse pada Minggu siang (2/3) sekitar pukul 12.00. “Menurut keterangan saksi, Subandi terpeleset dan menimpa Yayuk,” kata Sumarya.
Yayuk tersangkut pohon dan mengalami patah kaki kanan. Sementara Subandi jatuh ke atas batu karang dan tewas seketika. (gun/iwa)