MANFAAT: Dari kiri, Sudodo, Arietta Adrianti, Djoko Pranoto, Budi Utama, Badingah dan Sudaryono di SMKN 2 Gedangsari (4/3).
GEDANGSARI – PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) berkomitmen terhadap dunia pendidikan. Yang paling baru, memberikan bantuan gedung sekolah program keahlian tata busana butik kepada SMK 2 Gedangsari, Gunungkidul.Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur PT Astra International Tbk, Djoko Pranoto dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah di SMK 2 Gedangasari, kemarin (4/3).Bantuan gedung tersebut terdiri dari ruang kelas, ruang kantor, perpustakaan, ruang laboratorium, ruang unit produksi, teaching factory, ruang peragaan dan pameran, ruang unit pengembangan usaha serta beranda batik berikut fasilitas. Pembangunan gedung sendiri ditargetkan selesai pada akhir 2014 dan dapat diresmikan pada Januari 2015 mendatang.”Dengan bantuan ini kami tentu berharap, peserta didik lebih cerdas, mandiri serta memiliki kompetensi sebagai desainer pembula butik batik. Dengan memiliki keahlian mengolah kain batik ini, nantinya lulusan dari SMK 2 Gedangsari bisa mengembangkan daerah asal,” kata Direktur PT Astra International, Djoko Pranoto.Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengucapkan terimakasih kepada PT Astra International. Menurutnya, perbandingan jumlah sekolah kejuruan dan umum masih sangat besar yakni 70 persen dibanding 30 persen.”Pembangunan gedung SMK di wilayah Gedangsari ini sangat tepat untuk pemerataan pendidikan kejuruan,” katanya. Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Gunung Kidul Sudodo, Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Arietta Adrianti, Ketua DPRD Gunungkidul Budi Utama, dan Kepala SMKN 2 Gedangsari Sudaryono.Hingga kemarin, PT Astra International Tbk melalui YPA-MDR telah membina 38 sekolah, yaitu 29 SD, tujuh SMP dan dua SMK yang memiliki 11.467 siswa serta 720 pendidik. Sekolah-sekolah tersebut berada di Leuwiliang-Bogor; Gedangsari-Gunungkidul, Pandak-Bantul; Tanjungsari dan Merbau Mataram-Lampung Selatan, Lampung; serta Donorojo-Pacitan. (gun/iwa)