BERBAGI PENGALAMAN : Bupati Sleman Sri Purnomo saat meninjau hasil produksi anggota PUERT pekan lalu.
Ketika Pengusaha UMKM Berkumpul di Rumdin Bupati Sleman
Tak biasanya Bupati Sleman Sri Purnomo menerima tamu ratusan orang. Apalagi jika tamunya adalah para pelaku usaha ekonomi mikro. Mereka tergabung dalam kelompok Pengembangan Usaha Ekonomi Rumah Tangga (PUERT).
YOGI ISTI PUJIAJI, Sleman
Para pengusaha itu adalah alumnus program pelatihan PUERT yang dilaksanakan Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jogjakarta, Kementerian Dalam Negeri RI. Tidak tanggung-tanggung, mereka yang berkumpul di pendopo rumah dinas bupati pada Selasa (25/2) berasal dari sepuluh generasi. Angkatan I – X. Jumlahnya sekitar tiga ratus orang.Tentu saja, ajang silaturahmi antaralumnus itu tidak hanya jadi momen saling mengenal satu dan lainnya. Tapi juga jadi tempat “adu pamer” produk.Lebih penting dari itu untuk berkolaborasi menciptakan usaha baru atau kerjasama saling menguntungkan. Apalagi, usaha yang mereka geluti berskala rumah tangga. Semakin banyak jaringan tentu lebih kuat. “Memang tujuannya memberdayakan masyarakat dalam pengembangan ekonomi skala kecil,” ungkap Kepala Balai PMD DIJ Edi Suprianta.Menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi anggota demi menciptakan kesejahteraan masyarakat. Itu adalah goal yang dikedepankan para alumnus PUERT. Mereka yang berkumpul di rumah dinas bupati telah mengikuti pelatihan yang digelar sejak Pebruari-Nopember 2013. Setiap angkatan terdiri atas 30 orang. Pelatihan difokuskan pada pembuatan makanan dan minuman olahan serta kerajinan.Sri Purnomo tampak bungah dengan para tamunya. Orang nomor satu di Sleman itupun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat dan mencicipi produk karya anggota PUERT.Satu hal yang menjadi misi Sri adalah menekan angka kemiskinan sekaligus mengurangi jumlah pengangguran. “Ini sangat positif,” katanya.Dalam kesempatan itu Sri berpesan agar para anggota PUERT tidak sekadar saling kenal. Tetapi, setelah itu, masing-masing bisa meningkatkan kreatifitas dalam pengembangan industri kecil.Sri menaruh harapan, pada 2014 makin banyak pengusaha kecil bermunculan. Khususnya dari kalangan warga miskin. Bahkan, Sri membuka peluang bagi mereka yang membutuhkan bantuan permodalan atau pendampingan dari pemerintah daerah. (*/din)