MUNGKID – Topografi wilayah Kabupaten Magelang adalah cekungan. Itu terlihat dari beberapa gunung yang mengelilinginya.
Kabupaten Magelang dikelilingi beberapa gunung yang menyimpan potensi bencana dan sewaktu-waktu bisa mengancam.
“Tidak hanya keselamatan harta benda, juga penduduknya,” kata Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP saat menyerahkan dana hasil pengumpulan PMI kepada Ketua PMI Kabupaten Magelang Eko Triyono di Ruang Cemerlang Setda Kabupaten Magelang, kemarin (4/3).
Bupati menilai, kondisi Kabupaten Magelang rawan akan bencana. Seperti tanah longsor, angin puting beliung, banjir bandang, erupsi Gunung Merapi, banjir lahar hujan, dan lainnya. Adanya potensi bencana itu nantinya berdampak pada semakin meningkatnya kebutuhan akan fasilitas kesehatan. Baik berkaitan pemenuhan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta menyangkut dukungan finansial.
“Melalui bulan dana PMI, ini memiliki arti penting. Terutama meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” imbuhnya.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan tersebut tidak bisa ditunda lebih lama. Ini mengingat kegiatan mitigasi bencana dan penanggulangan dampak bencana alam membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat. Sehingga kebutuhan harus tersedia dan terpenuhi saat dibutuhkan.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Magelang 2013 Supriati mengatakan, bulan dana PMI berhasil terkumpul Rp 475,006 juta. Dana tersebut diserahkan pada Ketua PMI Kabupaten Magelang Eko Triyono melalui Bupati Magelag Zaenal Arifin.
“Sumber pemasukan yang diperoleh PMI dari bulan dana PMI yang diselenggarakan setiap tahun. Nantinya dana tersebut untuk membiayai pelaksanaan tugas,” paparnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Mungkid ini menjelaskan, tahun 2013 bulan dana PMI dilaksanakan selama tiga bulan. Itu terhitung sejak Oktober hingga Desember 2013. Dana yang terkumpulhingga Rp 375,006 juta dengan sasaran rumah tangga di seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang. Jug para PNS, TNI, Polri, dan pengguna jasa pelayanan pemerintah.
“Lainnya, dari dana BUMN atau BUMD,perusahaan swasta dan pengguna jasa pelayanan BUMN, BUMD,” katanya.(ady/hes)