KPU Kota Lipat Ribuan Surat Suara
JOGJA – Kampanye terbuka Pemilu 2014 bakal dimulai 16 Maret sampai 5 April. Perencanaan terkait kampanye pun sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.
Di Jogjakarta, jadwal kampanye juga sudah ditetapkan. Itu mengacu jadwal yang digariskan KPU Pusat.
Khusus di Kota Jogja, ada sejumlah tempat yang disepakati untuk menggelar kampanye terbuka. Dua tanah lapang milik Keraton Jogja yakni Alun-Alun Utara (Altar) dan Alun-Alun Selatan (Alkid) bisa digunakan untuk ajang kampanye.
Keraton Jogja telah memberikan izin khusus bagi partai politik (parpol) yang akan menggunakan kedua alun-alun tersebut. “Sudah kami keluarkan izinnya,” kata pejabat keraton GBPH Prabukusumo kemarin (4/3).
Gusti Prabu menyatakan, pada prinsipnya keraton mempersilakan siapa pun untuk menggunakan Altar dan Alkid. Halaman depan dan halaman belakang keratin itu juga dapat dimanfaatkan oleh parpol.
“Kalau memang mengajukan izin dan kebetulan tidak ada acara yang barengan, bisa kami proses,” terang adik Raja Keraton Sri Sultan Hamengku Buwono X tersebut.
Ia memastikan, sejauh ini pengelola keratin baru mengeluarkan izin untuk sebuah rencana kampanye di Alkid. Pemberian izin itu menjawab permohonan yang diajukan Partai Amanat Nasional (PAN).
Sedangkan untuk kegiatan kampanye di Altar, kata Gusti Prabu, belum ada permohonan. “Sudah keluar izinnya (untuk kampanye PAN di Alkid). Hanya hari dan kapannya, ada di catatan,” sambung figur yang juga menjabat ketua KONI DIJ ini.
Altar dan Alkid termasuk dua lokasi favorit bagi parpol untuk menggelar kampanye. Ini merujuk pengalaman kampanya pada pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya.
KPU Kota Jogja memang menyediakan kedua halaman milik keraton itu sebagai arena kampanye. Selain itu, KPU Kota juga menyediakan tujuh lokasi lain. Yakni, Lapangan Mancasan, Lapangan Minggiran, Lapangan Sidokabul, Lapangan Karang Kotagede, Taman Parkir Parkir Ngabean, Lapangan Terban Karangwaru, Stadion Kridosono, dan Stadion Mandala Krida.
Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budianto mengungkapkan, ada dua pembagian wilayah kampanye di Kota Jogja. KPU membagi menjadi zona utara dan selatan. Kedua zona itu terbagi dari Jalan RE Martadinata sampai Jalan Kusumanegara.
“Semuanya dibagi agar tidak ketemu,” tambahnya.
Sehari sebelum pelaksanaan kampanye terbuka atau Sabtu 15 Maret mendatang, KPU Kota akan menggelar kampanye damai. Peserta kirab berasal dari semua parpol peserta pemilu.
“Kampanye dari mulai 16 Maret sampai 5 April. Kemudian kampanye terbuka ini libur khusus pada 31 Maret 2014 untuk menghormati Hari Raya Nyepi,” terangnya.
Dari jadwal yang sudah disusun KPU Kota Jogja, kampanye terbuka di hari pertama diawali Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nasdem berhak kampanye di zona utara. Sedangkan PKS di zona selatan.
Selain itu, dalam jadwal juga terdapat dua partai yang mendapat jatah dua zona sekaligus dalam satu hari. Yaitu, Partai Golkar pada Senin (17/3) dan Partai Demokrat pada Sabtu (29/3).
Seluruh pembagian hari dan zona tersebut sudah dikoordinasikan dengan parpol. “Jadwal ini juga kami sesuaikan dengan agenda kampanye terbuka di tingkat DIJ maupun nasional. Jadi, semua mendapat kesempatan yang sama,” imbuh Wawan.
Kampanye terbuka dibatasi pada pukul 09.00 hingga 17.00. Kampanye berhenti saat waktu ibadah. Ini berlaku untuk semua tempat dan parpol.
Di sisi lain, KPU Kota juga terus menyiapkan logistik untuk coblosan pada 9 April mendatang. Proses pelipatan surat suara terus berlangsung.
Sejumlah pekerja dilibatkan dalam pelipatan surat suara ini. Mereka bertugas melipat ribuan lembar surat suara di Gudang Pengelolaan Logistik Pemilu Kota Jogja yang berada di Jalan Ngeksigondo, Jogja kemarin. (eri/amd)