DIJAGA KETAT: Salah seorang petugas kepolisian membawa senjata laras panjang melakukan pengamanan pelipatan dan penyortiran surat suara di KPUD Gunungkidul (5/3).
WONOSARI – Surat suara Pemilu Legislatif (Pileg) belum lengkap. Hingga kemarin, khusus untuk surat suara DPRD Provinsi DIJ belum sampai ke KPUD Gunungkidul. Menurut rencana besok (hari ini) baru dikirim.”Datang pukul berapa kami tidak tahu. Namun surat suara DPRD kabupaten dan DPR RI mengalami keterlambatan,” kata Ketua KPUD Gunungkidul Zainuri Ikhsan di sela pelipatan dan penyortiran surat suara, kemarin.Dia berharap belum lengkapnya surat suara segera beres secepatnya. Kemarin, supaya tidak keteteran KPUD sudah mulai melakukan pelipatan dan penyortiran untuk surat suara DPRD kabupaten dan DPR RI. “Kami kerahkan 200-an orang agar maksimal,” terang Zainuri.Mengenai kondisi surat suara yang sudah datang, memang ada beberapa yang mengalami kerusakan. Sejak sortir dimulai sekitar pukul 08.00 hingga istirahat siang ditemukan 32 surat suara rusak.Kerusakan diketahui melalui pengawas pelipatan surat suara. Sebanyak 13 surat suara di antaranya sobek, 17 surat suara tulisannya pudar, dan dua surat suara kotor. Surat suara yang diketahi cacat tersebut langsung dipisahkan. “Ada kemungkinan kerusakan terus bertambah, kami lihat nanti sore nanti (kemarin) sesuai hasil rekapitulasi,” kata Zainuri.Menurut dia, surat suara rusak akan dilaporkan ke KPU Provinsi DIJ dan KPU Pusat untuk diganti setelah proses penyortiran selesai 14 Maret 2014. Zainuri mengklaim hari pertama penyortiran dengan melibatkan ratusan tenaga harian lepas berjalan baik. “Kalau sampai target terpenuhi kami akan tambah tenaga hariannya,” tegasnya.Bupati Gunungkidul Badingah juga ikut memantau proses penyortiran surat suara. Tak hanya itu, dia juga mengecek gudang penyimpanan logistik. “Untuk memastikan, bagaimana proses pelipatan dan penyortiran surat suara berjalan lancar,” kata Badingah. (gun/iwa)