WATES – Pemkab Kulonprogo mengalokasikan Rp 1,3 miliar untuk melebarkan jalan Wakapan di Wates. Pelebaran itu untuk mengimbangi animo perekonomian yang semakin berkembang. Pelebaran diharapkan selesai sebelum lebaran.Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo Gusdi Hartono mengatakan, rencana pelebaran tidak sampai menerjang pertokoan atau tanah warga. Pelebaran hanya mempersempit trotoar. Pelebaran jalan bertambah menjadi dua meter, sebelumnya selebar tujuh meter menjadi sembilan meter.”Pelebaran mengoptimalkan rumija (ruang milik jalan), mengurangi lebar trotoar dari satu hingga dua meter jadi 80 cm,” kata Gusdi saat sosialisasi kepada 30 warga di Kelurahan Wates (5/3).Ruas jalan yang akan dilebarkan itu sepanjang 200 meter dari simpang empat pos polisi Pasar Wates sampai depan Stasiun Wates. Rencana kontrak dengan rekanan akan dilakukan 28 Maret 2014, masa penggarapan empat bulan. “Sejauh ini sedang tahap lelang kontraktor rekanan,” kata Gusdi.Pelebaran jalan tersebut berkaitan dengan beberapa megaproyek yang sedang berlangsung di Kulonprogo. Perkembangan ekonomi Kulonprogo diharapkan semakin baik dengan adanya dukungan infrastruktur jalan yang memadai.”Jangan sampai ada megaproyek, tapi Kota Wates justru kumuh, jalan sempit, serta lalu-lintas sempit. Biar kota Wates juga berkembang,” kata Gusdi.Rencana pelebaran jalan tersebut didukung warga yang mayoritas pelaku usaha. Setidaknya 30 warga pelaku usaha dan 26 pemilik tanah di sekitar Jalan Wakapan mendukung rencana itu. Mereka menyatakan setuju dengan rencana itu agar perwajahan Kota Wates semakin baik.Gusdi akan melakukan pengawasan dan evaluasi sehingga rekanan bisa mengerjakan tepat waktu. Apalagi secara teknis tidak ada kendala dan masyarakat mendukung.Rini Puji Astuti, salah seorang pedagang, menyatakan rencana tersebut akan berdampak positif. Hal itu bisa terlihat jika nanti pelebaran sudah terealisasi, maka lalu-lintas lebih lancar dan Wates bisa berkembang.”Wates dari dulu cuma gitu-gitu saja, apalagi mau ada bandara. Kami mendukung pelebaran jalan, tapi kami harapkan pelaksanaannya tepat waktu. Jika masih ada pengerjaan saat lebaran bisa mengganggu aktivitas ekonomi,” kata Rini. (fid/iwa)