MUNGKID – Kerusakan ruas Jalan Muntilan-Talun mendapat perhatian Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ganjar melihat kerusakan jalan evakuasi dikarenakan muatan truk galian golongan C Merapi yang melebihi tonase. Sebagai solusinya, ia menyarankan pemkab perlu menertibkan muatan truk agar sesuai ketentuan.
Menurut Ganjar, muatan truk yang melebihi tonase perlu ditindak tegas. Bukan dilarang lewat ruas jalan tersebut, tetapi dibatasi muatannya, sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelarangan truk pasir, lanjut Ganjar, tidak bisa dilakukan karena menyangkut ekonomi banyak orang.
“Salah satu yang mungkin adalah tindakan tegas dengan menerapkan tonase. Untuk membuat jalur khusus, mungkin butuh banyak pertimbangan. Yang pasti, semua harus duduk bersama,” kata Ganjar, saat berkunjung ke Sabo Dam Srowol di Perbatasan Mungkid dan Muntilan, kemarin (6/3).
Dijelaskan, kerusakan yang terjadi memang disebabkan tonase. Namun, ia mengaku tidak bisa sepenuhnya menyalahkan truk galian C. Prinsipnya, jalur evakuasi yang rusak harus segera diperbaiki. Jangan saling menyalahkan
“Pemerintah daerah, harus menjadi mediator antara pengguna jalan, armada galian C, penambang, dan warga sekitar. Jangan sampai terjadi gesekan di antara mereka,” pintanya.
Politikus PDIP itu mengaku prihatin atas kondisi jalur evakuasi yang rusak. Pria berambut perak ini pernah mendengar dan melihat sejumlah jalur evakuasi saat Gunung Merapi erupsi di Kabupaten Magelang, di mana kondisinya tidak nyaman.
“Saya sudah dilapori. Bahkan, mengalami sendiri. Beberapa jalan evakuasi saat Merapi erupsi, saat ini dalam kondisi rusak,” jelasnya.
Kondisi jalur rusak di Muntilan-Talun belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Saking parahnya, sempat memaksa warga menutup paksa jalan bagi truk bemuatan pasir. Ratusan orang menutup jalur Muntilan-Talun dengan memasang pohon pisang di tengah jalan, serta membentangkan spanduk dan poster.
Ratusan orang tergabung dalam koalisi masyarakat untuk demokrasi (Komando) bergabung dengan warga Sleko Baru dan pengguna jalan Talun di Kecamatan Muntilan menuntup paksa Jalan Muntilan- Talun.
Mereka juga menuntut Pemkab Magelang segera memperbaiki jalan tersebut.
Pemkab Magelang sendiri sudah menganggarkan perbaikan Jalur Muntilan-Talun. Sektretaris Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumberdaya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten Magelang Heriyanto mengatakan, anggaran yang disediakan melalui APBD 2014sekitar Rp 4,7 miliar.
“Sudah dianggarkan melalui APBD 2014 sekitar Rp 2,5 miliar. Juga ada tambahan DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp 2,2 miliar,” katanya.(ady/hes)