SERIUS: Para atlet pencak silat mengikuti Popda Kulonprogo sedang bertanding di Pendopo Dinas Pendidikan setempat.
Cabang Pencak Silat Berupaya Perbaiki Prestasi
Setiap kabupaten maupun kota se Jogjakarta menginginkan hasil maksimal untuk raihan prestasi olahraga pencak silat. Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah Tingkat Provinsi akan digelar 20 Maret 2014. Guna meningkatkan prestasi, pengurus daerah pencak silat Kulonprogo pun giat menyeleksi atlet terbaiknya untuk pencapaian hasil maksimal.
ALI MUFID, Wates
PESERTA pencak silat dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kulonprogo 2014 meningkat. Popda digelar di Pendopo Dinas Pendidikan Unit II melibatkan 143 atlet pencak silat. Popda berlangsung dua hari dari Rabu (5/3) hingga kemarin (6/3) sebagai persiapan menjelang Popda Provinsi DIJ.Ketua harian Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kulonprogo Marhaban mengatakan, dibandingkan Popda sebelumnya, jumlah atlet pencak silat hanya 86 orang. Ajang ini juga dimanfaatkan menyeleksi atlet-atlet berkualitas yang akan bertarung di Popda DIJ.”Ada dua kategori, tanding 136 atlet, serta seni enam atlet. Popda kali ini diikuti siswa SMP/SMK dari 23 sekolah,” kata Marhaban.Pada penyelenggaraan Popda DIJ dua tahun lalu, kontingen Kulonprogo menduduki posisi juru kunci. Kondisi itu menuntut cabang olahraga ini agar lebih meningkat lagi prestasinya. Selain itu mutu atlet yang nantinya akan dikirim ke Popda Provinsi DIJ bisa lebih bagus dan mampu mendongkrak prestasi kontingennya lebih baik lagi.”Tentunya dengan peserta yang makin banyak, harapan kami mutu atlet juga lebih baik. Paling tidak kontingen Kulonprogo bisa naik klasemennya,” ujarnya.Adapun cabang pencak silat pada Popda Provinsi DIJ itu akan digelar 20 Maret 2014. Melalui Popda Provinsi, cabang pencak silat ingin memberikan hasil yang maksimal sehingga dapat memperbaiki prestasi dua tahun lalu.Pendamping kontingen dari SMPN 2 Galur, Sudiyono mengatakan penyelenggaraan Popda Kulonprogo memberikan dampak positif. Ajang ini bisa digunakan sebagai momentum mencari atlet yang berkualitas yang mampu memperbaiki prestasi prestasi pencak silat. Apalagi dengan, bisa menambah persahabatan antarperguruan pencak silat di Kulonprogo.”Sekolah kami mengirim empat atlet, satu putra dan tiga putri. Selain untuk membela diri, olahraga ini juga meningkatkan mental siswa,” kata dia. (*/iwa)