PURWOREJO – Bisnis perumahan di Purworejo mengalami perkembang pesat. Salah satunya di Dusun Tirip, Desa Rendeng, Kecamatan Gebang, Purworejo yang dibangun 300 unit rumah murah oleh pengembang. Dusun yang ada di atas perbuktian akan berubah menjadi pusat pertumbuhan baru di Kecamatan Gebang.
Kepala Desa Rendeng Karsono menjelaskan, Dusun Tirip dihuni 80 kepala keluarga (KK) dan lokasinya terpisah dari pusat desa.
“Tirip berjarak kurang lebih satu kilometer dari pusat desa. Untuk menjangkaunya harus melewati persawahan. Sebentar lagi akan dibangun permukiman dan tentu membantu pertumbuhan kawasan Tirip,” kata Karsono, kemarin (11/3).
Karsono melanjutkan, mayoritas warga Tirip bekerja sebagai petani dengan penghasilan utama beras, kelapa, dan kayu. Adanya permukiman baru itu, diharapkan menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Sejak ada rencana pembangunan, warga memiliki rencana membuka berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhan ribuan penduduk perumahan yang akan menempati rumah murah itu,” katanya.
Direktur PT Avicena Perkasa Ali Muddin ST selaku pengembang menjelaskan, Dusun Tirip dipilih sebagai kompleks perumahan, karena lokasinya yang masih asri dan representatif untuk hunian. Ia memprediksi pada Oktober 2014, pembangunan perumahan selesai dan bisa dihuni.
“Selaku pengembang, sudah memasukkan proses pembukaan lahan. Kami menggunakan sejumlah alat berat. Kompleks perumahan itu nantinya diberi nama HADE di Atas Bukit,” jelasnya.
Luas lahan yang digunakan seluas 3,5 hektare. Rumah yang dibangun adalah tipe 33 dengan luas tanah kurang lebih 70 meter persegi. Harganya Rp 88 juta per unit. Pemerintah juga memberi subsidi berupa bunga 7,25 persen.
“Calon pembeli tidak susah menyiapkan uang muka. Sementara angsurannya cukup murah dan terjangkau, Rp 734 ribu per bulan,” jelasnya.
Kredit perumahan itu difasilitasi Bank BTN Konvensional dan BTN Syariah.
“Perumahan sudah mulai dipasarkan. Kami menyasar konsumen keluarga baru berpenghasilan menengah dan rendah. Sejauh ini, sudah terjual 25 persen dari total rumah yang disediakan.
Perumahan itu juga dilengkapi akses jalan selebar delapan meter, kompleks perumahan juga akan dihubungkan dengan ruas Jalan Gintungan – Gebang. Pengembang juga membangun fasilitas musala, PAUD, klinik kesehatan, toko, lapangan olahraga, taman bermain, kolam renang dan waterboom.
“Pembeli punya kesempatan mendapat undian dua paket umrah, empat hadiah berupa uang muka naik haji, dan 20 Alquran digital,” imbuhnya.
Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyatakan, pemerintah memberikan kemudahan izin pembangunan perumahan di Purworejo.
“Syaratnya, pemerintah tidak akan memberi kelonggaran bagi pengembang yang menyalahi aturan mendirikan permukiman di lahan yang bukan peruntukannya,” katanya.(tom/hes)