BANTUL – Berkarya dengan cara yang berbeda coba dihadirkan oleh pelukis Godek Mintorogo. Bertajuk Man Jadda Wa Jada, pameran lukisan yang dilaksanakan di Tembi Rumah Budaya Sewon, Bantul ini menghadirkan sisi lain dari kehidupan pribadinya.
Puluhan lukisan dengan corak unik dihadirkan oleh Godek. Karya yang dihasilkan kali ini memiliki makna yang mendalam. Sesuai dengan judul pameran, karyanya seakan mengajak dialog para penikmat seni.
Man Jadda Wa Jada adalah sebuah pepatah Arab yang artinya barang siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Pesan inilah yang selalu diberikan oleh ibu saya sejak masih kanak-kanak. Lalu coba saya hadirkan dalam bentuk lukisan,” kata Godek Senin (10/3).
Pameran yang berlangsung hingga 20 Maret inipun tidak hanya sekadar menampilkan goresan cat diatas kanvas. Dialog yang dihadirkan oleh Godek terlihat dari objek lukisan yang dilengkapi percakapan. Percakapan ini hadir dalam balon-balon yang menghiasi setiap objek lukisan.
Keunikan lain dari konsep yang dihadirkan oleh Godek yakni figur cerita binatang atau fabel sebagai objek lukisan. Dipilihnya fabel karena menurutnya dapat mewakili hipokrit manusia melalui simbol binatang. Seakan Godek menghadirkan sebuah dongeng yang dikemas dengan bentuk lukisan.
Pesan-pesan tersirat juga coba dihadirkan oleh Godek dalam setiap lukisannya. Godek dengan berani menampilkan keresahannya dalam karya yang berjudul Jadi Penonton di Perahu Sendiri. Karya lukis berukuran 100 cm x 100 cm ini bercerita tentang kecanggungan Godek ketika ikut dalam pentas unjuk karya seni di Jogjakarta.
Dalam karyanya ini, dirinya ingin menunjukkn bahwa seorang seniman memerlukan sebuah keberanian untuk tampil. Sebuah karya jika tak pernah dipamerkan hanya bisa dinikmati sendiri. Lain halnya jika berani unjuk dan mendapatkan masukan dari penikmat seni lainnya. “Kegelisahan ini yang coba dihadirkan dengan cara karya seni. Keberanian harus dihadirkan apapun risikonya,” kata pria yang pernah berpameran di Surabaya, Jakarta hingga Sarajevo, Bosnia dan Vancouver, Kanada ini. (dwi/ila)