MUNGKID – Demo yang berkali-kali membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang akhirnya mengeluarkan janji. Akhir tahun ini, pemkab akan memulai membangun kerusakan
jalur evaluasi atau Jalan Muntilan-Talun yang rusak, akibat dilewati ratusan armada truk yang menganggung galian C.
“Tahun ini, Jalan Muntilan –Dukun akan bagus kembali,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) Pemkab Magelang Sutarno, kemarin (11/3).
Sutarno menegaskan, DPU-ESDM segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut. Ini mengingat perbaikan jalan sudah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Magelang 2014 yang tengah dibahas DPRD, guna ditetapkan sebagai APBD Kabupaten Magelang.
“Anggaran perbaikan Jalan Muntilan –Talun dianggarkan dalam APBD Kabupaten Magelang sebesar Rp 2,5 miliar dan dari dana alokasi khusus (DAK) sebesarRp 2,2 miliar,” jelasnya.
Meski begitu, anggaran sebesar itu tidak mencukupi untuk perbaikansemua ruas jalan. Sisanya, menggunakan anggaran pemeliharaan.
Selain merencanakan perbaikan tahun ini selesai, sejak Sabtu (8/3), pemkab membatasi tonase atau muatan angkutan bahan galian C. Yaitu, sebatas garis yang tertera di bak truk. Pembatasan tonase dilakukan dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Muspika Dukun.
Langkah ini untuk mengurangi kerusakan meluas. Saat ini, kerusakan jalan mencapai 3-4 kilometer, dari seluruh jalan yang mencapai 8 kilometer.
Sikap pembatasan tonase juga diberlakukan, pascamasukan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang meninjau Jalan Muntilan –Talun.(ady/hes)