JOGJA-Berbeda dengan tahun lalu, musim ini manajemen PSIM Jogja tidak membutuhkan waktu lama untuk menjalin perikatan dengan calon pemain. Mala mini, 22 penggawa yang masuk dalam rekomendasi tim kepelatihan langsung menjalin kesepakatan harga dengan PT Putra Insan Mandiri (PT PIM).
Kabar ini disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT PIM Dwi Irianto di Wisma Soeratin Sosrosoegondo kemarin (11/3). Kata pria yang akrab disapa Mbah Putih (MP) tersebut negosiasi sama sekali tidak berjalan alot. “Semuanya sudah sepakat dengan harga yang kami tawarkan,” tandasnya.
MP menambahkan selain 22 pemain kontrak, PSIM sukses mengikat satu dari tiga penggawa magang yang sudah direkomendasikan. Pemain yang dimaksud MP adalah M Andhika Kurniawan.
Terkait proses kontrak MP menyatakan dalam waktu dekat hal tersebut bisa dirampungan. Saat ini PT PIM sudah mulai menyusun draft kontrak yang nantinya bakal ditandatangani oleh 22 penggawa utama. Hanya saja karena suratnya cukup banyak kontrak ini akan dilakukan secara bertahap.
“Mudah-mudahan dalam waktu satu minggu hingga sepuluh hari kontrak sudah beres. Kontrak ini bukan hanya untuk pemain namun juga untuk lima tim pelatih yang meliputi direktur teknis, pelatih kepala, asisten pelatih, pelatih kiper serta pelatih fisik,” imbuhnya.
Ditanya soal kisaran besaran gaji, manajemen PSIM masih enggan membeberkannya. Yang jelas Direktur Operasional PT PIM Jarot Sri Kastawa menyatakan, anggaran untuk gaji pemain dan ofisial porsinya mencapai 49 persen dari Rancangan Anggaran Belanja (RAB).
Jarot memastikan sebelum Divisi Utama 2014 bergulir Eko Budi Santoso dkk sudah menerima gaji pertama. Tanggal 10 April, pemain-pemain PSIM bisa menikmati hak mereka.
“Pokoknya kami tidak ingin ada kejadian gaji telat lagi. Untuk itu nanti pada tanggal 10 Maret para penggawa PSIM sudah mendapatkan gaji pertama mereka untuk kompetisi musim 2014,” terangnya.
Adapun soal pencarian gelandang serang yang dilakukan PSIM, Andi Kurniawan, salah satu penggawa bidikan mereka belum menampakkan batang hidungnya hingga kemarin. Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara mengatakan kemungkinan besar Andi baru datang ke Wisma Soeratin hari ini (12/1).
Berbeda dengan Andi, midfielder veteran Iswandi Da’i dipastikan batal merapat. Menurut Manajer PSIM Maman Durachman, ada beberapa ketidakcocokan antara PSIM dan Da’i.
Ketidakhadiran Da’i membuat PSIM menjajaki beberapa gelandang lain. Nama eks pemain tengah Persija Jakarta dan Persiba Bantul Oktavianus menjadi salah satu bidikan. Kata Maman, jika tidak ada halangan Oktav mungkin juga datang Hari Ini.
Selain Oktav, satu nama yang tidak asing dengan sepak bola DIJ, Fajar Listiyantara juga dikabarkan merapat. Kata Maman, penggawa yang juga adik kandung Seto tersebut sudah menyatakan ketertarikannya bergabung dengan Laskar Mataram.
Tapi Maman mengaku belum tahu kapan Fajar merapat ke Jogja. Sebab, saat ini mantan pemain PSS Sleman tersebut juga tengah dijajaki PSIR Rembang. “Oktav katanya mau merapat. Selain itu Fajar juga katanya tertarik. Kalau memang ingin datang ya boleh nanti kami pantau,” jelasnya. (nes/din)