• Wisma Soeratin Mulai Bisa Ditempati
JOGJA-Pengundian Grup Divisi Utama 2014 sudah semakin dekat seiring diumumkannya peserta definitif oleh kompetisi kasta kedua ini oleh PT Liga Indonesia (PT LI) Selasa (11/3). Melihat banyaknya tim asal Pulau Jawa, PSIM Jogja sebagai salah satu peserta nampaknya kembali tidak melakoni laga tandang ke luar pulau.
Jika demikian, bagi PSIM Divisi Utama musim ini tidak ada bedanya dengan Divisi Utama Liga Indonesia (LI) 2013. Ya, di musim 2013 PSIM hanya bermain di Pulau Jawa selama bergulirnya babak pendahuluan. Kala itu, mereka tergabung di Wilayah V bersama PPSM Sakti Magelang, Persis Solo, PSMP Mojokerto Pura, Persewangi Banyuwangi, Persik Kediri serta Madiun Putra FC (MPFC).
, Direktur Operasional PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Jarot Sri Kastawa berharap musim ini Laskar Mataram kembali tidak melakoni laga di luar Jawa. Terlebih lagi, dalam Rancangan ANggaran Belanja (RAB) yang sudah disusun, manajemen sama sekali tak mencantumkan anggaran untuk bertandang ke luar Jawa.
“Dengan banyaknya tim asal Pulau Jawa, sekitar 36 klub saya sih cukup yakin kami tak keluar Jawa. Bahkan tim Jawa bisa dipecah sampai empat grup. Mudah-mudahan saja benar-benar tidak ada laga di luar Jawa,” tuturnya.
Menurut Jarot, tanpa pertandingan luar Jawa saja, dana yang dihabiskan PSIM untuk babak pendahuluan musim ini cukup banyak yakni Rp. 3,5 miliar. Dana tersebut sudah termasuk biaya katering, gaji pemain dll.
“Kalau ada pertandingan di luar Jawa nggak tahu ini jadinya berapa. Kalau tak ada tur ke luar Jawa ya total anggaran Rp 3 M,” imbuhnya.
Terkait hasil grupping, Jarot mengatakan dirinya tidak tahu kapan PT LI bakal melakukannya. Padahal sesuai dengan kick off meeting di Surabaya Januari lalu, drawing dilaksanakan pada Selasa (11/3) lalu.
Jarot sendii mengaku siap bila nantinya PSIM ditempatkan satu grup dengan musuh bebuyutan mereka PSS Sleman. Bila dilihat dari segi keamanan pertandingan ini sepertinya tak serawan dulu karena saat ini hubungan antara suporter Laskar Mataram dan Super Elang Jawa (Super Elja) sangat baik.
“Kami juga siap jika nantinya ada beberapa tim Jawa Timur (Jatim) yang bergabung dengan kami. Apalagi saat ini di Jatim ada Persinga Ngawi dan Persenga Nganjuk. Ngawi dan Nganjuk kan tak terlalu jauh dari sini,” sergahnya.
Di bagian lain, para pemain luar DIJ dipastikan sudah bisa menempati Wisma Soeratin selambat-lambatnya hari ini. Kemarin, Wisma yang baru saja diresmikan 5 Maret lalu sudah mulai dirapikan.
Hanya saja kata Jarot, nantinya PSIM baru akan mengoperasikan kamar yang ada di lantai bawah, Hal ini berkaitan dengan kecilnya daya listrik di Wisma Soeratin yang hanya 2.200 watt.
Kemarin PSIM kedatangan satu lagi pemain luar daerah yakni Andi Kurniawan. Nantinya eks pemain Persita Tangerang ini akan unjuk kebolehan dalam latihan bersama PSIM dengan tim amatir PS Bharata. “Besok (hari ini, Red) mungkin ada satu pemain lagi datang. Tunggu saja siapa pemainnya,” ucap Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara. (nes/din)