JOGJA – Saat ini ada pergeseran penggunaan layanan telekomunikasi, jika sebelumnya voice dan SMS (Short Message Service) paling dibutuhkan. Kini, pengguna lebih memilih menggunakan layanan data atau koneksi internet. Hal itu terjadi untuk operator di jaringan GSM maupun CDMA.
“Menunjukkan bahwa kebutuhan untuk data atau koneksi internet sangatlah tinggi. Bahkan kita memberikan kemudahan tidak hanya melalui modem, namun juga gadget handphone dan meningkatnya jaringan EV-DO Rev. B fase 2,” kata Deputy CEO Smartfren Telecom Djoko Tata Ibrahim dalam Smartfren Bussines Outlook 2014 di Hotel Tentrem Jogjakarta kemarin (13/3).
Sebagai salah satu peyedia layanan provider CDMA di Indonesia, PT Smartfren Telecom Tbk mampu tumbuh menjadi operator dengan nilai yang tinggi. Tidak hanya menyediakan layanan telepon dan SMS saja. Layanan data Smartfren menunjukkan kenaikan angka yang signifikan setiap tahunnya.
Diungkapkan Djoko tahun 2013 lalu telah mencapai 11,3 juta pelanggan. Dari total pengguna tersebut, 6 juta pelanggan merupakan pelanggan data internet. Pertumbuhan tinggi juga ditunjukkan melalui salah satu produknya Andromax. Gadget berbasis Android ini mampu menjadi pilihan bagi pengguna internet di Indonesia. Djoko mengungkapkan sejak awal diluncurkan, Andromax semakin diburu.
“Khusus Andromax sendiri hadir dengan berbagai seri dengan fitur yang berbeda-beda. Saat inipun telah hadir tujuh varian Andromax mulai dari seri C, G, I, T, U, V, dan Z series. Semuanya punya pangsa pasar sendiri,” tuturnya.
Larisnya Andromax, menurut Djoko, karena setiap pelanggan saat ini membutuhkan mobilitas yang tinggi. Selain didukung jaringan yang apik, Andromax memiliki fitur yang dapat menampung keinginan para pelanggan. Bahkan Smartfren menempati peringkat kedua untuk mendatangkan smartphone di Indonesia.
“Dari data yang kita kumpulkan ada sekitar 581 ribu unit smartphone yang telah shipping hingga seluruh area layanan. Meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan, Smartfren akan menambah 700 BTS sehingga akan menjadi 6.500 BTS di seluruh Indonesia,” kata Djoko.
Djoko menambahkan adanya kepercayaan dari pelanggan membuat Smartfren tidak hanya sebagai provider seluler CDMA namun juga penyedia gadget. Seri Andromax C merupakan seri tertinggi diantara tujuh serie Andromax lainnya.
Meski harga dari Andromax C ini terendah dari seri Andromax lain, namun Djoko mengungkapkan fitur yang dimiliki sudah mumpuni. Dengan membenamkan RAM sebesar 512 MB dan ditambah lagi CPU Qualcomm Adreno 203 mampu menyaingi smartphone dengan harga diatasnya.
Pertumbuhan Smartfren dalam kurun tiga tahun terakhir, menurut Djoko, telah mengalami perkembangan jaringan sebesar 3,5 triliun. Tahun 2012 mengalami kenaikan 73 persen dari tahun 2011. Sedangkan untuk tahun 2013 naik sebesar 50 persen dari tahun 2012.
“Tahun 2014 ini Smartfren kan mempertahankan pertumbuhan yang telah dicapai. Melalui peningkatan kualitas jaringan dan fasilitas penunjang seperti gadget serta BTS,” kata Djoko. (dwi/ila)