MAGELANG – Polsek Magelang Tengah berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari warung remang-remang di wilayah hukum Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Miras sebanyak itu dalam operasi selama 2,5 bulan dan bakal dimusnahkan secara massal.
Operasi ini sekaligus mendukung Operasi Mantap Brata Candi 2014.
Kapolsek Magelang Tengah Polres Magelang Kota, AKP I Gede Suarti mengatakan, sejak awal tahun ini, kepolisian kembali menggiatkan operasi miras yang diperkirakan banyak beredar di masyarakat.
“Hasilnya, kami menyita 103 botol miras berbagai jenis. Lalu, 23 botol miras oplosan, dua bungkus plastik isi miras, dan satu jerigen berisi 25 liter ciu. Miras ini berbahaya bagi peminumnya,” katanya, kemarin (13/3).
Gede meneruskan, penyitaan barang haram ini dilakukan di warung remang-remang. Semua itu dari informasi dari warga yang mendapati transaksi jual-beli miras.
:Selain penyelidikan sendiri, kami juga mendapat informasi dari masyarakat. Dari situ, kami melakukan operasi dan didapatlah miras itu. Miras ini berbahaya. Terutama, jenis ciu yang bisa membunuh penenggaknya,” imbuh mantan Kasat Sabhara Polres Magelang ini.
Adanya operasi ini, juga dalam rangka menekan angka kriminal di Kota Magelang yang relatif masih cukup tinggi. Tidak dipungkiri, salah satu penyebab aksi kriminal adalah pelaku menenggak miras.
“Peredaran miras ini melanggar Perda Nomor 16 Tahun 2002, tentang minuman beralkohol (minol) Pasal 4 Ayat 2. Adapun ancaman bagi pelaku maksimal enam bulan kurungan atau denda Rp 5 juta. Meski hukumannya berat, tetap masih saja ditemukan peredaran miras,” katanya.(dem/hes)