DIAKOMODIR: Murid kelas XII SMAN 6 Jogjakarta mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama (PA) di sekolah mereka, Senin (17/3).
JOGJA – Sebanyak 33.838 siswa SMA/MA/SMK di DIJ mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama (PA). Pelaksanaan USBN di sekolah se-DIJ sudah mencakup lima agama di Indonesia.Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIJ Baskara Aji mengatakan, awalnya USBN PA hanya untuk agama Islam. Namun saat ini seluruh agama diakomidir untuk melaksanakan ujian PA. “Pada pelaksanaan USBN PA di DIJ menjadi percontohan nasional,” kata Aji ketika melakukan pelepasan distribusi soal ke tingkat rayon di lima kabupaten/kota di DIJ, kemarin.Aji mengatakan, siswa peserta USBN PA tahun ini terdiri atas 20.649 siswa SMK dan 13.189 siswa SMA. Dari jumlah tersebut, 31.978 siswa mengikuti USBN PAI, 697 siswa mengikuti Pendidikan Agama Kristen, 1.109 agama Katolik, 38 siswa Hindu dan 16 siswa Budha.Pelaksanaan USBN PA menjadi dasar pertimbangan nilai akhir bagi siswa selain nilai ujian nasional (unas). Nilai akhir digunakan dalam penentuan kelulusan siswa.Sama dengan unas, hasil dari USBN PA diproses scaning lebih awal dengan komputer sehingga bisa menentukan NA. Sedangkan soal USBN PA di DIJ, dibuat tim soal yang dibentuk Kanwil Kementerian Agama. “Tim ini terdiri atas guru-guru agama yang terpilih untuk membuat soal dengan kisi standar nasional,” jelasnya.Pelaksanaan USBN tingkat SMA/SMK digelar selama 10 hari hingga 28 Maret 2014.Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama DIJ Bardan mengatakan, soal USBN PA dibuat dalam dua tipe. Diharapkan kecurangan dalam pelaksanaan ujian bisa diminimalisir.Bardan mengatakan frekuensi pendidikan agama di sekolah umum masih sedikit. “Maka guru harus bisa membuat terobosan,” katanya.Kanwil Kemenag DIJ, kata Badran, memberikan apresiasi positif kepada Disdikpora DIJ atas kebijakan pelaksanaan UASBN untuk PA agama lain. “Dengan begitu selurus siswa bisa diukur kemampuannya dalam mengeyam pendidikan agama,” katanya. (bhn/iwa)