• 1.200 Atlet Bertarung di Popda 204.
JOGJA-Ajang multievent antar pelajar terbesar di DIJ, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIJ 2014 resmi dibuka Kepala Disdikpora DIJ Kadarmanta Baskoro Aji di GOR Amongraga kemarin (17/3). Popda tahun ini diikuti 1.200 atlet dari 18 cabang olahraga (cabor).
Ketua panitia penyelenggara Eddy Wahyudi mengatakan, Popda kali ini bakal memperebutkan 252 emas, 252 perak dan 504 perunggu. Pada ajang Popda tahun lalu, Kota Jogja berhasil keluar sebagai juara umum.
Popda tahun ini bakal dimanfaatkan betul untuk menjaring atlet guna diturunkan pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2015. Pada Popnas 2014, DIJ berprestasi cukup lumayan dengan menggondol empat emas dan satu perunggu. “Untuk Popnas berikutnya kami harus berhasil lebih baik lagi,” terangnya.
Eddy berharap para atlet di Popda bisa bersaing dengan cara yang sportif. Terlebih lagi orientasi dari ajang Popda bukan semata-mata prestasi melainkan juga pembinaan.
Kabupaten Bantul menjadi kontingen dengan kekuatan paling besar di Popda tahun ini. Bantul yang sangat mengandalkan atletik sebagai lading emas bakal diperkuat 270 atlet.
Disusul Kabupaten Sleman dengan jumlah atlet 262. Kemudian Gunungkidul di tempat ketiga dengan 256 atlet. Sedangkan juara bertahan Kota Jogja hanya mengirimkan 248 atlet.
Kota Jogja mengandalkan taekwondo, sepak bola, bola basket dan renang. Sedangkan Kulonprogo menjadi kontingen terkecil karena hanya mengirimkan 200 atlet.
Ketua Umum (Ketum) KONI DIJ GBPH Prabukusumo berharap tidak ada kejadian-kejadian yang berpotensi mencederai sportivitas. Jika itu terjadi esensi Popda sebagai ajang pembinaan para atlet bisa tercederai. “Saya juga berharap korps wasit bisa bertugas seadil-adilnya,” harapnya. (nes/din)