JOGJA – Penipuan yang banyak terjadi di lingkungan Pemkot Jogja mengusik Sekretaris Kota (Sekkot) Jogja Titik Sulastri. Dia memberikan keterangan terkait aksi yang dinilai meresahkan tersebut.
Dia menyebutkan, penipuan-penipuan itu dilakukan dengan modus mencatut nama salah satu kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di pemkot. Pelaku penipuan meyakinkan kepada korban bahwa mampu memuluskan proses promosi jabatan dan memuluskan mutasi jabatan.
“Saya meminta kepada seluruh SKPD maupun satuan unit kerja agar seluruh pegawai tidak mudah untuk melakukan transfer uang. Pelaku tersebut menggunakan nomor (handphone) 081262445917,” terang Titik di Balai Kota Jogja kemarin (18/3).
Titik meminta masyarakat berhati-hati dan mewaspadai terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan pemkot. Termasuk penipuan yang menjanjikan meloloskan seseorang sebagai pegawai pemkot. Masyarakat jangan mudah mempercayai.
“Apalagi kalau diminta untuk melakukan transfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu,” jelasnya.
Imbauan Sekkot itu dilontarkan terkait terjadinya penipuan dengan mencatut nama kepala SKPD dari Bagian Organisasi Setda Kota Jogja Kris Sarjono Sutejo. Sejauh ini belum diketahui secara pasti ada yang menjadi korban penipuan. Penipuan itu dilakukan melalui via telepon dan pesan pendek lewat telepon genggam (short message service/SMS).
“Modus yang digunakan pelaku dengan janji memuluskan jabatan atau menaikan jabatan. Semua tidak benar. Semua ada aturan dan prosesnya. Tidak ujug-ujug melakukan lobi melalui telepon atau SMS langsung promosi jabatan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kris Sarjono, yang namanya dicatut oleh pelaku penipuan, mengaku risih. Dia menegaskan tidak pernah melakukan sambungan telepon atau mengirimkan SMS dengan nomor yang telah disebutkan Sekkot.
“Jujur saya kaget dan tidak pernah melakukan SMS atau telepon terkait promosi jabatan atau mutasi kepada siapa pun. Itu (081262445917) bukan nomor saya. Boleh dibuktikan,” tegas Kris Sarjono.
Terpisah, Kepala Bagian Humas Kota Jogja Tri “Kelik” Hastono meminta masyarakat dan seluruh kepala SKPD berhati-hati. Jika ada informasi terkait promosi jabatan atau mutasi jabatan bisa langsung dikonfirmasi ke Sekkot Jogja. Selain itu, siapa pun bisa mencari dan meminta informasi kepada humas.
“Humas sudah mengeluarkan rilis kepada rekan wartawan dan memberikan informasi kepada masyarakat melalui website resmi pemkot. Untuk berhati-hati terhadap penipuan berbentuk promosi jabatan atau mutasi jabatan,” ujarnya. (hrp/amd)