GIGI SEHAT: Siswa SDN Kepek Pengasih Kulonprogo menggosok gigi bersama di sekolahnya, kemarin (20/3). Kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Kesehatan Mulut Sedunia.
PENGASIH – Momentum Hari Kesehatan Mulut Sedunia dimanfaatkan siswa SDN Kepek Pengasih Kulonprogo untuk menggosok gigi bersama, kemarin. Kegiatan tersebut dilakukan di halaman sekolah setempat.Ketua Unit Pendidikan dan Pelatihan Profesional Kedokteran Berkelanjutan (PPPKB) Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kulonprogo drg Hendro Suwarno mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan anak-anak semangat menjaga kesehatan gigi dan mulut. Yakni dengan menggosok gigi dengan baik dan benar.”Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Sebelumnya, kami juga melakukan bakti pemeriksaan gigi anak-anak agar tahan terhadap karies dan sensitivitas gigi,” kata Hendro (20/3).Dikatakan, gigi pada anak usia SD rentan karies (berlubang). Kasus tersebut sangat rawan terhadap anak-anak, mengingat struktur giginya belum sekuat gigi orang dewasa.”Dengan gosok gigi bersama bisa memberikan edukasi pola hidup sehat dan bersih gigi dan mulut,” kata Hendro.Jika melihat tingkat kesadaran menjaga gigi dan mulut, sesuai data Puskesmas, masyarakat Kulonprogo memiliki prevalensi sakit gigi tinggi, mencapai 90 persen. Apalagi tingkat kesadaran masyarakat untuk berobat rendah, hanya mencapai satu persen.Guna menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut, yang paling efektif dengan menggelar program di Puskesmas seperti Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Melalui program ini, dokter gigi mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan gigi dan mulut.Selain menjaga kesehatan gigi dan mulut, Hendro menyinggung mengenai keterkaitan antara bayi dengan badan lahir rendah (BBLR) kurang dari 2,5 kg dengan kesehatan gigi dan mulut sang ibu. Kasus BBLR di Kulonprogo masih tinggi. Sehingga hal itu berdampak pada kematian bayi.”Mulai 2013 disarankan semua ibu hamil memeriksakan gigi dan mulutnya. Itu salah satu usaha meminimalisir BBLR sehingga bisa menekan angka kematian bayi,” kata dia.Kepala SDN Kepek Pengasih Sumardiyana mengatakan kegiatan tersebut sangat efektif untuk memberikan edukasi siswa agar terbiasa hidup sehat dan menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Sekolah membiasakan seminggu dua kali melakukan gosok gigi bersama,” kata Sumardiyana. (fid/iwa)