Annisa Dharma masih ingat betul, awal pertemuan dengan Simon Burke Baldwin yang kini menjadi suaminya. Perkenalan singkat kedua insan dua bangsa ini terjadi di sebuah pesta ulang tahun teman pada 2011 di Bali. Saat itu, keduanya justru menyimpan rasa saling penasaran.
Tak berselang lama, garis hidup mempertemukan Annisa dengan Simon. Komunikasi mulai terjalin, semakin intens hingga akhirnya sepakat pacaran.
Pacaran jarak jauh sempat mengisi hari-hari mereka. Annisa yang kebetulan tinggal dan kerja di Bali. Saat itu, Simon bekerja di Vietnam.
Jarak dan waktu, rupanya mendewasakan keduanya, mematangkan rasa cinta, memupuk kepercayaan, dan yang terpenting meleburkan perbedaan budaya dan kebangsaan keduanya.
“Saya banyak belajar soal budaya Indonesia, Jogja, khususnya dari Annisa. Meski beberapa tahun terakhir, saya banyak tinggal di Asia,” ungkap Simon usai resepsi pernikahan, Sabtu (22/3).
Pria kelahiran Melbourne, Australia ini memboyong seluruh keluarga datang ke Jogja untuk prosesi akad nikah dan resepsi pernikahan. Mengenakan busana tradisional hingga prosesi pernikahan adat Jawa membuatnya bangga. Bahkan, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan seumur hidupnya.
Rangkaian acara mulai dari akad nikah, panggih, hingga resepsi dijalani menggunakan adat Jawa.
“Ini pertama kalinya saya didandani dan pakai lipstik,” ungkap Simon sembari tersenyum. Tak lupa, ia menunjuk bibir, beskap hitam, serta blangkon yang dikenakannya.
Kurang lebih dua setengah tahun berpacaran, keduanya mantap melangkah ke jenjang yang lebih serius. Menjadi suami-istri dan membangun keluarga yang diisi dengan berbagai macam latar belakang budaya. Saling percaya dan menghargai menjadi kunci keduanya bersatu.
“Bulan madu saja kita terpisah. Saya ke lokasi diving, sedangkan Simon surfing,” kata Annisa, saat resepsi tampil anggun dan cantik mengenakan kebaya nuansa merah.
Melengkapi kebahagiaan, The Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Jogjakarta disulap dengan suasana yang kental nuansa Jogja-nya. Ballroom dengan desain modern begitu hangat menyambut handai taulan dan tamu undangan dengan nuansa dekorasi merah dan gold yang elegan. Pasangan yang telah resmi menikah dengan ala Barat di Australia pada 1 Maret lalu, menutup serangkaian acara dengan keliling area hotel menaiki Kereta Kencana, bak putra dan putri raja.
“Kami melanjutkan acara resepsi di Jakarta dengan keluarga dan teman-teman dekat,” kata Annisa yang akan ikut tinggal di Australia bersama sang suami.(dya/hes)