MUNGKID – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magelang terus mendalami dugaan pelanggaran kampanye Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di lapangan Tegalrejo, Sabtu (22/3). Panwaslu tengah mengklarifikasi pada pihak terkait, soal ditemukannya mobil plat merah yang ditindih dengan plat hitam. Dugaaan awal, mobil plat merah tersebut milik pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten Magelang.
“Kami masih mengkaji adanya laporan dari Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tegalrejo. Klarifikasi akan dilakukan pada saksi-saksi dari PPL dan sopir yang membawa mobil plat merah,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang, Suviratno, kemarin (23/3).
Menurut Suvi-sapaan akrab Suviratno, adanya mobil plat merah masuk kawasan kampanye termasuk pelanggaran. Mobil tersebut merupakan kendaraan dinas PNS. Yang mana, sebagai PNS harus bersifat netral. PNS dilarang menggunakan atribut negara dan fasilitas negara dalam kampanye.
Larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kampanye diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Pasal 86 Ayat 1 huruf h. Dalam aturan tersebut, kendaraan dinas merupakan bagian fasilitas pemerintah. Adapun sanksi bagi yang sengaja melanggar, bisa dipidana minimal enam bulan dan maksimal satu tahun, atau denda paling sedikit Rp 6 juta dan paling banyak Rp 24 juta.
“Surat undangan untuk klarifikasi sudah dikirimkan hari ini (kemarin, Red). Totalnya ada tiga saksi yang diklarifikasi,” jelasnya.
Saat kampanye terbuka PKB pada Sabtu (22/3), Panwas Kecamatan Tegalrejo menemukan adanya mobil toyota kijang berplat merah yang ditindih plat hitam. Mobil itu ditemukan tepat di belakang panggung. Mobil yang ditemukan, ditindih dengan plat hitam bernomor polisi AA 9514 QK.
Diketahui, mobil itu satu rombongan dengan mobil calon legislatif (caleg) dari PKB dan musisi Ahmad Dhani yang jadi juru kampanye nasional.
“Kami masih mengkaji. Untuk waktunya, lima hari ke depan sejak temuan ini dilaporkan,” katanya.
Kampanye yang menghadirkan musisi Ahmad Dhani dipadati simpatisan dan Kader PKB. Selain Ahmad Dhani, kampanye dihadiri Ketua DPW PKB Jateng Kyai Haji Yusuf Chudlori, Ketua DPP PKB Helmy Faishal Zaini, dan caleg Abdul Kadir Karding.
Dalam orasinya, KH Yusuf Chudlori meminta warga dan simpatisan yang datang menuruti hati nurani saat memilih pada pemilu. Pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini juga menekankan pentingnya persatuan NU dalam kendaraan politikPKB.
Ketua DPP PKB Hilmy Faisal mengaku, PKB menargetkan meraih 10 persen dari sekitar 30 persen pemilih pemula.(ady/hes)