JOGJA – Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jogjakarta akan menggelar event besar Jogja Bike Rendezvous (JBR) 2014. Event akbar ini rencananya akan digelar di Kawasan Wisata Tlogo Putri Kaliurang 9- 11 Mei mendatang.
Ketua penyelenggara JBR 2014 Lutfi Anarkhi mengungkapkan, penyelenggaran tahun iniakan dikemas secara berbeda. “Untuk penyelenggaran ke sembilan ini mengambil tema Merapi Journey. Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada alam dan juga masyarakat. Harapannya agar multiplier effect bisa lebih menyentuh masyarakat pada level yang lebih bawah,” kata Lutfi saat jumpa pers di Hotel Zodiak, kemarin 23/3).
JBR 2014 ini kembali akan mengangkat kebersamaan antarbiker seluruh Indonesia. Ini diwujudkan dengan acara yang disusun selama tiga hari penyelenggaraan. Acara akan dikemas lebih mengedepankan interaksi antarbiker melalui fun games atau gelaran lainnya.
Sesuai ciri khas JBR di tahun sebelum-sebelumnya, acara ini pun akan turut memajang ribuan motor gede. Selain motor gede juga akan ada motor antik dan juga asesoris otomotif khususnya motor gede. Serta melibatkan kesenian tradisional.
“Jogjakarta sangat istimewa dari berbagai aspek, JBR pun bisa besar karena lahir di Jogjakarta. Tidak hanya menjadi ajang berkumpul namun juga barometer untuk kota lainnya,” kata Lutfi.
Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pariwisata DIJ Didik Purwadi mengungkapkan JBR 2014 ini merupakan salah satu ikon pariwisata di Jogjakarta. Dengan berpusat di Jogjakarta maka acara ini akan berdampak pada tingkat kunjungan wisata.
Tidak hanya wisatawan domestic saja namun juga mancanegara. Indikator meningkatnya kunjungan wisata ini terlihat dari tingkat hunian hotel setiap event ini digelar.
“Gubernur DIJ Sultan Hamengku Buwono X memberikan amanah kepada HDCI Jogjakarta sebagai Honorary Ambassador of Tourism. Kalau bisa agenda tahun berikutnya 2015 disusun dari tahun ini, agar bisa menjadi promosi untuk tour guide dan travel agent dari sekarang,” kata Didik.
Kepala Subdit Dikyasa Ditlantas Polda DIJ AKBP M Affandi menyambut positif JBR 2014. Dia berharap agar HDCI Jogjakarta melalui JBR 2014 bisa menjadi contoh berlalulintas bagi masyarakat.
Apalagi HDCI Jogjakarta sudah memiliki nama besar sehingga bisa menjadi panutan. Apalagi ada Geralan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, HDCI Jogjakarta bisa turut ambil peran dalam program ini. “Inipun bisa ditiru dan juga menjadi contoh bagi pecinta otomotif atau warga lainnya,” kata Affandi.
Ketua HDCI Jogjakarta Gatot Kurniawan menambahkan hingga saat ini aka nada sekitar 2,000 pengendara motor gede yang akan hadir. Selain mengikuti acara yang berhubungan dengan otomotif, para penunggang kuda besi inipun akan turut dalam berbagai kegiatan non otomotif lainnya.
“Kami akan melakukan kunjungan ke beberapa sentra produksi jadah tempe dan juga bakpia. Selain itu akan ada juga penyereahan bantuan kepada masyarakat sekitar,” kata Gatot. (dwi/din)